Alergi

Posted by Ganas003 on Agustus 12, 2019 in




Alergi yaitu penyakit masyarakat modern. Angka insiden alergi terus meningkat dikarenakan perubahan iklim, polusi lingkungan, dan kepadatan penduduk.
Di Indonesia, rhinitis alergi ditemukan paling banyak pada bawah umur usia sekolah dan pra sekolah. Penyebabnya sebagian besar yaitu alergi makanan, yaitu udang (12,63 persen), kepiting (11,52 persen), tomat (4,38 persen), putih telur (3,5 persen) serta susu sapi (3,46 persen). Sekitar 20 persen anak pada satu tahun pertama mengalami reaksi alergi terhadap masakan yang diberikan.
Selain itu, persentase anak berusia di bawah 12 tahun yang mempunyai alergi terhadap polusi dan bubuk mengalami kenaikan hingga empat kali lipat dalam 20 tahun terakhir, dari 2% di tahun 1980 dan mencapai 8% di tahun 2000.

Apa itu alergi?
Alergi yaitu suatu respon atau reaksi dari sistem kekebalan badan terhadap zat yang masuk atau mengalami kontak dengan tubuh. Zat yang mengakibatkan alergi yaitu alergen, dan alergen sanggup ditemukan dalam makanan, minuman, dan lingkungan.

Apa saja jenis penyakit alergi?
  • Anafilaksis. Anafilaksis yaitu suatu reaksi alergi serius yang sanggup berpotensi mengancam nyawa.
  • Asma. Asma yaitu penyakit kronis yang meradang dan mempersempit jalan masuk udara pada paru-paru, mengakibatkan mengi, sesak napas, sesak dada, dan batuk.
  • Dermatitis atopik. Dermatitis atopik, juga dikenal sebagai eksim, yaitu suatu kondisi peradangan kulit tidak menular yang ditandai dengan kulit kering dan gatal yang sanggup mengeluarkan cairan bening bila digaruk.
  • Alergi lingkungan. Alergi lingkungan terjadi saat sistem kekebalan badan bereaksi secara asing terhadap zat tidak berbahaya ibarat serbuk bunga atau bulu hewan. Zat-zat ini sanggup memicu reaksi alergi pada hidung (rhinitis alergi, atau demam alergi) dan paru-paru (asma).
  • Alergi makanan. Alergi masakan terjadi saat sistem kekebalan badan bereaksi terhadap masakan yang tidak berbahaya seperti masakan tersebut yaitu suatu ancaman.
Siapa yang berisiko terkena penyakit ini?
Ada beberapa faktor risiko yang sanggup menciptakan Anda lebih rentan terhadap alergi, yaitu:
  • Riwayat alergi di keluarga. Jika Anda mempunyai anggota keluarga yang mempunyai kondisi alergi atau asma, Anda lebih mungkin untuk mempunyai alergi.
  • Usia. Anak-anak lebih cendrung mempunyai alergi daripada orang dewasa. Biasanya, alergi menghilang seiring mereka bertambah usia.
  • Asma atau kondisi alergi. Memiliki kondisi ini akan menciptakan Anda lebih berisiko untuk terkena kondisi alergi lainnya.
Apa tanda-tanda dan tanda-tanda alergi?
Alergen yang terhirup seringkali mengakibatkan hidung menjadi pengap dan gatal, tenggorokan menjadi gatal, batuk, dan mengi.
Alergen yang menyentuh mata seringkali mengakibatkan mata menjadi gatal dan berair.
Alergen yang terpengaruhi seringkali mengakibatkan mual, muntah, nyeri perut, diare, dan kram.
Alergen yang menyentuh kulit seringkali mengakibatkan hives, gatal-gatal, kulit melepuh dan mengelupas.

Apa tes yang akan dipakai oleh dokter untuk mendiagnosis alergi?
Tes kulit
Dokter akan menempatkan alergen dalam jumlah kecil pada kulit Anda dan menciptakan ukiran kecil atau bacokan pada kulit. Kemudian, dokter akan menunggu selama 15 menit untuk melihat apakah ada bintik-bintik merah yang timbul sehingga ia sanggup mengindikasi adanya alergi.

Tes darah
Setelah tes kulit, bila Anda didapati mempunyai reaksi alergi, dokter mungkin akan melaksanakan tes darah. Tes darah dilakukan di laboratorium untuk melihat keberadaan antibodi yang melawan alergen spesifik. Metode ini berhasil dalam mendeteksi antibodi alergen-alergen utama.
Jenis-jenis tes darah termasuk:
  • Immunoglobulin E (IgE), yang mengukur tingkat zat-zat yang bekerjasama dengan alergi.
  • Hitung darah lengkap (CBC), yang menyidik jumlah sel darah putih eosinofil.
Apa tes medis lainnya yang sanggup membantu diagnosis?
Dalam beberapa kasus, dokter akan menyarankan Anda untuk menghindari beberapa barang tertentu untuk melihat apakah Anda menjadi lebih baik, atau untuk memakai barang-barang yang dicurigai untuk melihat apakah Anda menjadi lebih buruk. Ini disebut sebagai “tes penggunaan atau eliminasi,” dan seringkali dipakai untuk menyidik alergi masakan atau obat.
Dokter juga sanggup menyidik reaksi Anda terhadap pemicu fisik dengan menerapkan panas, dingin, atau rangsangan lainnya pada badan Anda dan mengamati bila terdapat respon alergi.
Terkadang, alegen yang dicurigai dilarutkan dan diteteskan ke dalam kelopak mata bawah untuk menyidik adanya reaksi alergi. Ini hanya boleh dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan.

Bagaimana cara mengobati alergi?
Ada banyak pilihan untuk pengobatan alergi. Obat yang dijual bebas ataupun yang diresepkan, suntikan alergi, dan imunoterapi sublingual sanggup membantu meringankan gejala.

Obat
Ada beberapa jenis obat untuk mencegah dan mengobati alergi. Obat yang dianjurkan dokter akan didasarkan pada jenis dan tingkat keparahan gejala, usia, dan kesehatan Anda secara menyeluruh. Obat-obatan umum yang sanggup dipakai untuk mengobati alergi antara lain:
  • Antihistamin
  • Kortikosteroid
  • Dekongestan
  • Obat lainnya, ibarat Leukotrien
Suntikan alergi
Suntikan alergi (imunoterapi) terkadang akan dianjurkan bila Anda tidak sanggup menghindari alergen dan tanda-tanda Anda sulit untuk dikendalikan. Suntikan alergi menjaga badan Anda untuk tidak bereaksi secara berlebihan terhadap alergen. Anda akan diberikan suntikan alergen secara rutin. Setiap takaran sedikit lebih besar daripada takaran sebelumnya hingga takaran maksimum tercapai. Suntikan ini tidak bekerja untuk setiap orang dan Anda akan diharuskan untuk sering mengunjungi dokter.

Pengobatan Imunoterapi Sublingual (SLIT)
Imunoterapi sublingual yaitu cara alternatif untuk mengobati alergi tanpa suntikan. Ahli alergi akan menawarkan alergen dalam takaran kecil di bawah pengecap pasien untuk meningkatkan toleransi terhadap zat tersebut dan mengurangi gejala.
Reaksi alergi yang parah (anafilaksis) harus diobati dengan obat yang disebut epinefrin. Obat ini sanggup menyelamatkan nyawa bila diberikan dengan cepat. Jika Anda memakai epinefrin, hubungi 112 dan eksklusif pergi ke rumah sakit.

Informasi ini hanya untuk tujuan pendidikan, dan tidak dimaksudkan untuk menawarkan saran, pengobatan, atau diagnosa medis. Ingatlah untuk selalu segera berkonsultasi pada dokter atau hebat bila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan.