Langkah Yang Dapat Ortu Lakukan Saat Si Kecil Alergi Susu Sapi

Posted by Ganas003 on Agustus 22, 2019 in , ,


Seiring bertambah usia si Kecil, santunan susu menjadi salah hal yang dihentikan terlewatkan setiap harinya. Bagi si Kecil yang tubuhnya bisa mendapatkan bermacam-macam jenis susu tentu tidak masalah. Sayangnya, lain dongeng jikalau anak ternyata punya alergi terhadap susu sapi. Maka itu, penting untuk mempelajari penyebab alergi susu sapi pada anak serta cara menghadapinya.

Apa penyebab anak alergi susu sapi?

 santunan susu menjadi salah hal yang dihentikan terlewatkan setiap harinya Langkah yang Bisa Ortu Lakukan Ketika Si Kecil Alergi Susu Sapi
Tidak semua anak bisa mendapatkan susu formula. Beberapa anak punya alergi terhadap susu sapi. Kondisi ini muncul dikala badan si Kecil alergi terhadap protein utama yang terkandung di dalam susu sapi, yakni whey dan kasein.
Artinya, sistem kekebalan badan si Kecil justru menimbulkan reaksi berlebih dengan protein tersebut. Tubuh anak menganggap bahwa protein susu sapi tersebut yakni zat aneh berbahaya yang harus disingkirkan. Akibatnya, sistem kekebalan badan si Kecil akan melepaskan histamin dan respons kimiawi lainnya yang mengakibatkan munculnya tanda dan tanda-tanda alergi susu sapi pada si Kecil.

Tangani alergi si Kecil dengan gerakan 3K

Sulit dipungkiri, mempunyai anak yang alergi susu sapi akan menciptakan Bunda kebingungan bagaimana harus menanganinya. Akan tetapi, sebetulnya Bunda tidak perlu khawatir jikalau si Kecil punya alergi dengan susu sapi.
Yuk, jadi #BundaTanggapAlergi dengan gerakan 3K! Begini cara gampang yang bisa Bunda lakukan:

1. Kenali tanda-tanda alergi si Kecil

 santunan susu menjadi salah hal yang dihentikan terlewatkan setiap harinya Langkah yang Bisa Ortu Lakukan Ketika Si Kecil Alergi Susu Sapi
Ada beberapa tanda-tanda yang mungkin timbul dikala si Kecil memiliki alergi susu sapi. Perhatikan dikala si Kecil mengalami diare, mual, muntah, atau muncul eksim atau ruam merah yang gatal pada kulit.
Selain itu, kemungkinan akan timbul dilema pada jalan masuk pernapasan si Kecil. Mulai dari batuk, pilek, sampai sesak menyerupai mengalami asma. Jadi, jikalau muncul banyak sekali tanda-tanda tersebut, kemungkinan si Kecil alergi dengan susu sapi.

2. Konsultasikan tanda-tanda alerginya ke dokter

 santunan susu menjadi salah hal yang dihentikan terlewatkan setiap harinya Langkah yang Bisa Ortu Lakukan Ketika Si Kecil Alergi Susu Sapi
Apabila tanda-tanda alergi susu sapi pada anak muncul, jangan tunda untuk segera membawanya ke dokter anak konsultan alergi dan imunologi. Untuk memastikan kondisi si Kecil, dokter mungkin akan melaksanakan beberapa investigasi medis.
Jika jadinya positif, dokter biasanya sanggup meresepkan beberapa jenis obat-obatan untuk membantu meredakan tanda-tanda alergi. Di samping itu, dokter juga akan memperlihatkan rekomendasi alternatif nutrisi.
Bunda juga dibutuhkan untuk lebih cermat dalam memilah-milah santunan asupan masakan dan minuman harian anak. Menghindari masakan dan minuman dengan kandungan protein susu sapi yakni salah satu solusi untuk si Kecil dengan alergi susu sapi.

3. Kendalikan alerginya dengan solusi nutrisi yang tepat

 santunan susu menjadi salah hal yang dihentikan terlewatkan setiap harinya Langkah yang Bisa Ortu Lakukan Ketika Si Kecil Alergi Susu Sapi
Tidak bisa dianggap remeh, alergi susu sapi merupakan dilema yang cukup umum bagi si Kecil. Pasalnya, banyak sekali tanda-tanda yang timbul tentu besar lengan berkuasa eksklusif terhadap sistem pencernaannya, sehingga menciptakan tidak nyaman. Lebih dari itu, tidak menutup kemungkinan si Kecil tidak mau makan.
Prinsip utama yang sebaiknya dipegang yakni menghindari segala produk dengan kandungan susu sapi di dalamnya. Sebagai gantinya, Bunda bisa memperlihatkan susu jenis lainnya untuk membantu menyumbang nutrisi penting bagi anak yang alergi susu sapi.
Dari banyak sekali jenis susu, salah satu yang bisa Bunda pilih yakni susu formula berbasis soya. Susu formula berbasis soya tidak mengandung protein susu sapi yang bisa memicu timbulnya alergi. Sesuai dengan namanya, jenis susu formula berbasis soya yang satu ini mengandung protein dari soya atau kedelai sebagai pengganti protein dari susu sapi.
Jangan khawatir, susu formula berbasis soya tidak kalah bernutrisi berkat kandungan isolat protein soya yang berkualitas di dalamnya. Ditambah dengan banyak sekali kandungan nutrisi lainnya menyerupai minyak ikan, omega 3 & 6, dan nutrisi lainnya yang telah melalui proses fortifikasi, susu formula berbasis soya sanggup mendukung tumbuh kembang si Kecil.
Nah, sudah paham kan dengan gerakan 3K (Kenali, Konsultasikan, dan Kenadalikan) ini kan? 

sumber