Ranitidine



Nama Generik: RanitidineMerek: Acran, Conranin, Doranit, Fordin, Hexer, Rancus, Ranin, Ranitidine Otto, Ranitidine Phapros, Ranivel, Ratinal, Renatac, Tyran, Ulceranin, Wiacid, Xeradin, Zantac, Zantifar, Zenti 150, Aciblock, Aldin, Anitid, Chopintac Chopintac/Chop, Gastridin, Getidin, Graseric, Indoran, Radin, Ranicho, Ranitidin, Ranitidine Indo Farma, Ranitidine Soho, Ranoxin, Ranticid, Rantin, Ratan, Scanarin 150/Scanarin 300, Titan, Tricker, Zantadin, Zumaran, ranitidine-obat-apa dan Ranitidine.

Fungsi Obat Ranitidine

Untuk apa Ranitidine?

Ranitidine atau ranitidin yaitu obat untuk mengurangi jumlah asam lambung dalam perut. Fungsinya untuk mengatasi dan mencegah rasa panas perut (heartburn), maag, dan sakit perut yang disebabkan oleh tukak lambung. Ranitidin juga dipakai untuk mengobati dan mencegah banyak sekali penyakit perut dan kerongkongan yang disebabkan oleh terlalu banyak asam lambung, contohnya erosive esophagitis dan refluks asam lambung (gastroesophageal reflux disease, GERD).
Ranitidine termasuk ke dalam golongan obat H2 histamine blocker.
Obat ini juga tersedia tanpa resep. Digunakan untuk mencegah dan mengobati heartburn serta tanda-tanda lain yang diakibatkan terlalu banyak asam dalam perut (gangguan pencernaan asam). Jika Anda memakai obat ini tanpa resep, perhatikan instruksi pada kemasan secara saksama sehingga Anda tahu kapan harus menghubungi dokter atau apoteker.
Dosis ranitidine dan imbas samping ranitidine akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana aturan minum Ranitidine?

Konsumsilah Ranitidin lewat mulut, dengan atau tanpa makanan, biasanya sekali atau dua kali per hari atau sesuai instruksi dokter. Pada beberapa kondisi sanggup saja diresepkan 4 kali sehari. Jika Anda meminum obat ini sekali sehari, biasanya harus diminum sesudah makan malam atau sebelum tidur.
Dosis dan lamanya perawatan tergantung kepada kondisi medis dan respon tubuh Anda. Pada anak-anak, takaran juga sanggup bergantung pada berat badan. Ikuti instruksi dokter dengan cermat. Anda sanggup juga meminum obat lain (misalnya antacid) untuk kondisi Anda sesuai dengan yang direkomendasikan dokter.
Minumlah obat ini secara rutin untuk mendapat keuntungannya yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah di waktu yang sama setiap hari. Jangan meningkatkan takaran atau meminum obat ini lebih sering dari yang diresepkan, apalagi tanpa seizin dokter, lantaran ini sanggup menunda penyembuhan.
JIka Anda memakai ranitidine tanpa resep untuk mengobati persoalan pencernaan asam atau heartburn, minumlah satu tablet dengan segelas air secukupnya. Untuk mencegah heartburn, minumlah satu tablet dengan segelas air, 30-60 menit sebelum mengonsumsi kuliner atau minuman yang biasanya mengakibatkan heartburn. Jangan minum lebih dari 2 tablet dalam 24 jam kecuali dokter Anda menginstruksikannya. Jangan meminum obat ini lebih dari 14 hari berturut-turut tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Hubungi dokter bila kondisi tidak membaik atau malah memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan Ranitidine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya eksklusif dan daerah yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin mempunyai hukum penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan belum dewasa dan binatang peliharaan.
Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke akses pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diharapkan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara kondusif membuang produk Anda.

Dosis

nformasi yang diberikan bukanlah pengganti dari pesan yang tersirat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana takaran Ranitidine untuk orang dewasa?

  • Dosis ranitidin untuk orang sampaumur dengan ulkus duodenal: oral 150 mg 2 kali sehari, atau 300 mg sekali sehari sesudah makan malam atau sebelum makan. Parenteral: 50 mg, IV atau IM, setiao 6-8 jam. Alternatifnya, infus IV sanggup diberikan dengan rate 6.25 mg/jam selama 24 jam.
  • Dosis ranitidine untuk orang sampaumur dengan dispepsia: 75 mg secara oral sekali sehari (tanpa resep) 30-60 menit sebelum makan. Dosis sanggup ditingkatkan hingga 75 mg dua kali sehari. Durasi pengobatan maksimum untuk pengobatan sendiri tanpa resep yaitu 14 hari.
  • Dosis ranitidine untuk orang sampaumur dengan ulkus duodenal profilaksis: 150 mg secara oral sekali sehari sebelum tidur.
  • Dosis ranitidine untuk orang sampaumur dengan ulkus perut: 150 mg secara oral sekali sehari sebelum tidur.
  • Dosis ranitidine untuk orang sampaumur dengan erosive esophagitis: Oral — di awal: 150 mg 4 kali sehari, perawatan: 150 mg dua kali sehari. Parenteral: 50 mg, IV atau IM, setiap 6-8 hours. Alternatifnya, infus IV sanggup diberikan dengan rate 6.25 mg/jam selama 24 jam.
  • Dosis ranitidine untuk orang sampaumur dengan stress ulcer profilaksis: Parenteral: 50 mg, IV atau IM, setiap 6 – 8 jam.
  • Dosis ranitidine untuk orang sampaumur dengan perdarahan gastrointestinal: Parenteral: 50 mg IV dosis loading, diikuti dengan 6.25 mg/jam infus IV berkelanjutan, titrasi hingga gastric pH >7.0 untuk perawatan.
  • Dosis ranitidine untuk orang sampaumur dengan surgical prophylaxis: Study (n=80) – Prapengobatan di Thoracotomy untuk mengurangi GER: 150 mg secara oral 2 jam sebelum operasi.
  • Dosis ranitidin untuk orang sampaumur dengan Zollinger-Ellison Syndrome: Oral: Dimulai dengan 150 mg 2 kali sehari. Sesuaikan takaran untuk mengontrol sekresi asam lambung. Dosis hingga 6 gram per hari juga pernah digunakan. Parenteral: 1 mg/kg/jam diberikan sebagai infus IV berkelanjutan hingga maksimum 2.5 mg/kg/jam (rate infus hingga 220 mg/jam pernah digunakan).
  • Dosis ranitidine untuk orang sampaumur dengan kondisi Pathological Hypersecretory: Oral: Dimulai dengan 150 mg 2 kali sehari. Sesuaikan takaran untuk mengontrol sekresi asam lambung. Dosis hingga 6 gram per hari juga pernah digunakan. Parenteral: 1 mg/kg/jam diberikan sebagai infus IV berkelanjutan hingga maksimum 2.5 mg/kg/jam (rate infus hingga 220 mg/jam pernah digunakan).
  • Dosis ranitidine untuk orang sampaumur dengan refluks asam lambung: Oral: 150 mg dua kali sehari. Parenteral: 50 mg, IV atau IM, setiap 6-8 jam.

Bagaimana takaran Ranitidine untuk anak-anak?

Dosis ranitidine untuk orang anak-anak dengan ulkus duodenal:
Usia 1 bulan hingga 16 tahun:
  • IV: 2-4 mg/kg/hari dibagi-bagi setiap 6-8 jam. Maksimum: 200 mg/hari IV
  • Oral: Pengobatan: 4-8 mg/kg dua kali sehari, setiap 12 jam. Maksimum: 300 mg/hari secara oral
  • Perawatan: 2-4 mg/kg/hari secara oral sekali sehari. Maksimum: 150 mg/hari secara oral
Dosis ranitidine untuk orang anak-anak dengan ulkus perut:
Usia 1 bulan hingga 16 tahun:
  • IV: 2-4 mg/kg/hari dibagi-bagi setiap 6-8 jam. Maksimum: 200 mg/hari IV
  • Oral: Pengobatan: 4-8 mg/kg dua kali sehari, setiap 12 jam. Maksimum: 300 mg/hari secara oral
  • Perawatan: 2-4 mg/kg/hari secara oral sekali sehari. Maksimum: 150 mg/hari secara oral
Dosis ranitidine untuk orang anak-anak dengan Duodenal Ulcer Prophylaxis:
Usia 1 bulan hingga 16 tahun:
  • IV: 2-4 mg/kg/hari dibagi-bagi setiap 6-8 jam Maksimum: 200 mg/hari
  • Oral: 2-4 mg/kg sekali sehari, tidak melebihi 150 mg/24 jam.
Dosis ranitidin untuk orang belum dewasa untuk perawatan Gastric Ulcer
Usia 1 bulan hingga 16 tahun:
  • IV: 2-4 mg/kg/hari dibagi-bagi setiap 6-8 jam. Maksimum: 200 mg/hari
  • Oral: 2-4 mg/kg sekali sehari, tidak melebihi 150 mg/24 jam.
Dosis ranitidine untuk orang anak-anak dengan refluks asam lambung:
Bayi gres lahir:
  • IV: 1.5 mg/kg IV sebagai dosis loading diikuti 12 jam kemudian dengan 1.5-2 mg/kg/hari IV dibagi-bagi setiap 12 jam. Alternatifnya, infus IV berkelanjutan sanggup diberikan dengan rate 0.04 hingga 0.08 mg/kg/jam (1-2 mg/kg/hari) sesudah dosis loading sebanyak 1.5 mg/kg sudah diberikan.
  • Infus IV berkelanjutan: Dosis loading: 1.5 mg/kg/dosis, diikuti oleh infus 0.04 oleh 0.08 mg/kg/jam (atau 1 hingga 2 mg/kg/hari).
  • Oral: 2 mg/kg/hari dibagi ke dalam 2 dosis, diberikan setiap 12 jam.
Usia 1 bulan hingga 16 tahun:
  • IV: 2-4 mg/kg/hari dibagi-bagi setiap 6-8 jam. Maksimum: 200 mg/hari. Alternatifnya, infus IV takaran bolus 1 mg/kg sanggup diberikan satu kali, diikuti oleh infus IV konstan dengan rate 0.08 hingga 0.17 mg/kg/jam (2 hingga 4 mg/kg/hari).
  • Oral: 4 hingga 10 mg/kg/hari diberikan dalam 2 takaran setiap 12 jam. Maksimum: 300 mg oral per hari.
Dosis ranitidine untuk orang anak-anak dengan Erosive Esophagitis
Usia 1 bulan hingga 16 tahun:
  • IV: 2-4 mg/kg/hari dibagi-bagi setiap 6-8 jam. Maksimum: 200 mg/hari. Alternatifnya, infus IV takaran bolus 1 mg/kg sanggup diberikan satu kali, diikuti oleh infus IV konstan dengan rate 0.08 hingga 0.17 mg/kg/jam (2 hingga 4 mg/kg/hari).
  • Oral: 4 hingga 10 mg/kg/hari diberikan dalam 2 takaran setiap 12 jam. Maksimum: 300 mg oral per hari.
Dosis ranitidine untuk orang anak-anak dengan Dyspepsia
Anak-anak 12 tahun ke atas:
  • 75 mg secara oral, satu kali, 30-60 menit sebelum mengonsumsi kuliner atau minuman yang mengakibatkan heartburn. Maksimum: 150 mg/24 jam
  • Durasi pengobatan: Tidak boleh lebih dari 14 hari

Dalam takaran apakah Ranitidin tersedia?

  • Tablet, oral 25 mg; 75 mg; 150 mg; 300 mg
  • Kapsul, oral 150 mg; 300 mg;
  • Solution, suntikan: 50 mg/2 mL; 150 mg/6 mL; 1000 mg/40 mL

Efek Samping

Efek samping apa yang sanggup dialami lantaran Ranitidine?

Cari dukungan medis segera bila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
Berhenti mengonsumsi ranitidine dan segera hubungi dokter bila Anda mengalami imbas samping yang serius dari ranitidin ibarat di bawah ini:
  • Nyeri dada, demam, napas pendek, batuk dengan lendir hijau atau kuning
  • Mudah lebam atau berdarah, tubuh lemas tanpa sebab
  • Detak jantung lambat atau cepat
  • Masalah dengan penglihatan
  • Demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala disertai ruam kulit yang merah, mengelupas, dan melepuh
  • Mual, sakit perut, demam ringan, hilang napsu makan, urin berwarna gelap, tinja berwarna gelap, jauncide (mata dan kulit menguning)
Efek samping yang tak terlalu serius dari ranitidine meliputi:
  • Sakit kepala (bisa cukup parah)
  • Mengantuk, pusing
  • Masalah tidur (insomnia)
  • Gairah seks menurun, impotensi, atau kesulitan meraih orgasme; atau
  • Mual, muntah, sakit perut
  • Diare atau konstipasi
Tidak semua orang mengalami imbas samping ini. Mungkin ada beberapa imbas samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai imbas samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum memakai Ranitidine?

Jangan gunakan obat ini bila Anda alergi pada ranitidine.
Heartburn kadang ibarat dengan tanda-tanda serangan jantung. Cari dukungan medis bila Anda mengalami nyeri dada atau dada terasa berat, rasa sakit menyebar ke lengan atau bahu, mual, berkeringat, dan tubuh terasa sakit.

Apakah Ranitidine kondusif untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai apakah ranitidine kondusif bagi ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum memakai obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B (tidak berisiko pada beberapa penelitian) berdasarkan US Food and Drugs Administration (FDA).
Berikut rujukan kategori risiko kehamilan berdasarkan FDA :
  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti aktual dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Ranitidine?

Sebelum mengonsumi ranitidine, beri tahu dokter bila Anda sedang dalam pengoatan dengan triazolam (Halcion). Anda mungkin jadi tak sanggup mengonsumsi ranitidine, atau dosisnya harus disesuaikan, atau harus menjalani beberapa tes khusus selama pengobatan.

Apakah kuliner atau alkohol sanggup berinteraksi dengan Ranitidine?

Obat-obatan tertentu dilarang dipakai pada ketika makan atau ketika makan kuliner tertentu lantaran interaksi obat sanggup terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga sanggup mengakibatkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang sanggup berinteraksi dengan Ranitidine?

Tanya dokter atau apoteker apakah kondusif Anda mengonsumsi ranitidine bila Anda mengidap:
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Porphyria

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada perkara gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu takaran obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu takaran berikutnya, lewati takaran yang terlupakan dan kembali ke jadwal takaran yang biasa. Jangan meniru dosis.

Beragam Makanan Untuk Ibu Hamil Trimester Pertama


Makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang baik dikonsumsi ialah segala jenis kuliner yang mengandung nutrisi penting, yaitu karbohidrat, protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral. Tidak hanya untuk kesehatan ibu hamil, nutrisi pada kuliner ini juga berperan penting dalam pertumbuhan janin.
Tiga bulan pertama kehamilan merupakan fase terpenting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Pada periode tersebut, tengah berlangsung pembentukan organ-organ janin.
Apabila Bumil tidak menerapkan pola hidup sehat, termasuk mengonsumsi kuliner bergizi seimbang, maka sel-sel janin yang akan berubah menjadi organ tubuh bisa saja mengalami kerusakan atau tidak terbentuk dengan baik. Akibatnya, sanggup terjadi cacat bawaan lahir, bahkan keguguran.
Oleh lantaran itu, penting bagi Bumil untuk mengetahui jenis kuliner yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil selama trimester pertama.
Inilah Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama
Karbohidrat, protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral merupakan zat gizi yang dibutuhkan di trimester pertama dan sepanjang masa kehamilan. Unsur nutrisi tersebut banyak terkandung dalam beberapa jenis kuliner berikut ini:
1. Sayuran hijau
Beberapa pola sayuran hijau yang baik dikonsumsi ibu hamil di trimester pertama ialah brokoli, bayam, sawi, kale, dan kubis. Jenis sayuran ini mengandung bermacam-macam nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil, menyerupai vitamin C, vitamin K, kalsium, zat besi, serat, folat, kalium, dan antioksidan.
Selain itu, kadar serat tinggi yang terkandung di dalamnya bisa mencegah sembelit pada ibu hamil. Mengonsumsi sayuran hijau juga dipercaya sanggup menurunkan risiko bayi lahir dengan berat tubuh rendah.
2. Kacang-kacangan
Contohnya ialah kedelai, kacang panjang, kacang polong, kacang tanah, dan lentil. Kandungan folat dalam kacang-kacangan yang tinggi sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil, terutama di trimester pertama kehamilan. Folat mempunyai kegunaan untuk mencegah bayi mengalami cacat tabung saraf dan lahir dengan berat tubuh rendah.
3. Buah-buahan
Seperti halnya sayuran hijau, buah-buahan juga mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang sanggup menjaga kesehatan pencernaan serta mencegah konstipasi. Jenis buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil di trimester pertama ialah jeruk, pepaya, mangga, melon, alpukat, stroberi, pisang, dan kiwi.
Disarankan untuk mengonsumsi 5 porsi buah dengan warna berbeda setiap harinya. Tidak hanya buah segar, Bumil juga bisa mengonsumsi jus buah. Tapi ingat ya, Bumil, basuh dulu buah-buahan tersebut sampai benar-benar higienis sebelum memakan atau mengolahnya.
Hindari menambahkan gula atau aksesori pada buah yang akan dimakan lantaran sanggup meningkatkan kadar gula darah dan merusak gigi.

4. Susu dan produk olahan susu
Susu dan banyak sekali produk olahan susu, menyerupai yoghurt dan keju, baik untuk dikonsumsi ibu hamil trimester pertama. Ini lantaran susu kaya akan kalsium dan protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dan kesehatan tulang ibu hamil. Selain itu, susu juga mengandung fosfor, vitamin B, magnesium, dan zinc, serta probiotik untuk mendukung kesehatan pencernaan.
Sebaiknya pilihlah susu atau produk olahan susu yang rendah lemak dan gula, serta hindari mengonsumsi susu atau produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi lantaran berisiko mengandung basil yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin.
5. Ikan, telur, dan daging
Ikan, telur, dan daging ialah kuliner yang juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil trimester pertama. Ikan merupakan sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak dan sistem saraf janin.
Jenis ikan yang sebaiknya dikonsumsi ibu hamil ialah ikan yang tidak banyak mengandung merkuri, menyerupai ikan lele, kembung, nila, mujair, mas, salmon, dan tuna.
Telur, daging ayam, dan daging sapi juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Selain itu, zat besi dan vitamin B di dalamnya dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mencegah anemia, serta menurunkan risiko bayi lahir prematur atau lahir dengan berat tubuh rendah.
Namun ketika hendak menyantapnya, pastikan daging dan telur yang dikonsumsi sudah diolah dengan baik dan dimasak sampai benar-benar matang.
6. Makanan sumber karbohidrat
Makanan yang banyak mengandung karbohidrat meliputi nasi, kentang, roti, biskuit, dan sereal. Karbohidrat diharapkan oleh ibu hamil sebagai sumber tenaga untuk beraktivitas. Selain itu, karbohidrat juga dibutuhkan dalam proses pembentukan organ tubuh janin selama trismester pertama kehamilan.
Hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan selama trimester pertama kehamilan ialah mencukupi asupan cairan setiap harinya. Bumil dianjurkan untuk minum air sedikitnya 8-10 gelas sehari untuk mencegah dehidrasi.
Agar Bumil dan janin sehat, pastikan piring makan Bumil berisi salah satu dari setiap kelompok kuliner untuk ibu hamil trimester pertama yang telah disebutkan di atas. Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi ketika hamil, Bumil juga sanggup mengonsumsi suplemen kehamilan. Suplemen ini bisa diresepkan oleh dokter kandungan saat Bumil menjalani investigasi kehamilan.
Jangan lupa, porsi makan Bumil juga perlu ditambah untuk mencukupi kebutuhan janin, tapi bukan berarti Bumil harus makan dua kali lipat lebih banyak. Agar tidak mual, Bumil bisa menyiasatinya dengan makan dalam porsi yang lebih kecil namun lebih sering.

Ini Yang Perlu Kau Catat Di Diary Kehamilan Trimester Pertama


Selamat, ya! Akhirnya kamu dinyatakan positif hamil oleh dokter. Tapi tunggu dulu, perjuanganmu tidak berhenti di situ. Di kehamilan trimester pertama ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kandunganmu senantiasa sehat.
Trimester pertama kehamilan merupakan waktu yang sangat penting bagi perkembangan janinmu alasannya yaitu pada ketika inilah organ-organnya akan mulai terbentuk.
Di masa ini juga, kau sedang rentan-rentannya mengalami keguguran. Agar kehamilanmu sehat hingga waktu persalinan tiba, jagalah kandunganmu dengan sebaik-baiknya.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan saat Trimester Pertama

Ada beberapa hal penting yang perlu kau lakukan untuk menjaga kehamilan di trimester pertama ini tetap sehat. Beirikut ini yaitu beberapa hal yang perlu kau lakukan di trimester pertama kehamilan:

1. Pilah-pilih dokter kandungan

Jika sudah pernah hamil sebelumnya, kau mungkin sudah mempunyai dokter kandungan atau bidan yang cocok. Namun kalau gres pertama kali hamil, inilah saatnya kau mencari tahu dokter kandungan atau bidan mana yang paling cocok untukmu. Kamu sanggup bertanya kepada keluarga atau teman yang sudah pernah hamil atau mencari tahu di internet.
Pastikan kau menentukan dokter atau bidan yang sudah mempunyai izin praktik resmi, sanggup membuatmu nyaman, dan mendukung planning persalinan yang kau inginkan.
Berkonsultasi ke dokter kandungan sangat penting dilakukan terutama kalau kau mempunyai kondisi penyakit tertentu, ibarat diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau riwayat penyulit dalam kehamilan sebelumnya.

2. Minum vitamin untuk ibu hamil

Saat merencanakan kehamilan, umumnya perempuan akan disarankan untuk mengonsumsi vitamin guna mempersiapkan janin yang sehat. Jika kau belum melakukannya, tidak ada kata terlambat, kok. Segera lakukan kini juga.
Vitamin yang sangat penting dikonsumsi oleh ibu hamil dan calon ibu hamil yaitu vitamin yang mengandung asam folat, zat besi, dan kalsium. Nutrisi ini sanggup mengurangi risiko bayimu mengalami cacat bawaan lahir, seperti spina bifida, bibir sumbing, atau kelainan jantung.

3. Jauhi asap rokok

Jika sebelum hamil kau suka merokok, disarankan untuk segera menghentikan kebiasaan jelek tersebut. Zat-zat beracun yang ada di dalam rokok sanggup meningkatkan risiko terjadinya gangguan plasenta, bayi lahir prematur, terhambatnya pertumbuhan janin, keguguran, cacat bawaan lahir, atau janin meninggal dalam kandungan.
Selain tidak merokok, kau juga perlu menghindari asap rokok dari orang-orang yang merokok di sekitarmu.

4. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Ini yaitu peraturan wajib yang harus kau penuhi ketika hamil. Makanan bergizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral sanggup membantu proses awal pembentukan janin biar tumbuh sehat.
Beberapa pola makanan yang sanggup kau konsumsi ketika hamil muda yaitu sayur-sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh (roti gandum, nasi merah), serta makanan berprotein (telur, daging tanpa lemak, ikan, susu dan produk olahannya).
Kamu dianjurkan untuk menghindari makanan mentah, setengah matang, atau produk yang belum dipasteurisasi. Jauhi pula minuman beralkohol dan batasi minuman berkafein. Jangan mengonsumsi kafein lebih dari 200 mg atau setara dengan 1 cangkir kopi per hari.

5. Banyak minum air putih

Sangat penting untuk menjaga kecukupan cairan badan selama masa kehamilan untuk mencegah dehidrasi. Kamu disarankan untuk minum sekitar 2 liter air putih setiap harinya. Namun kalau kau melaksanakan acara yang berat, minumlah air putih lebih banyak.
Untuk mengetahui apakah tubuhmu telah menerima asupan air yang cukup, lihat saja warna air senimu. Jika berwarna kuning pucat atau bening, maka tubuhmu telah menerima cukup cairan.

6. Tidur lebih awal

Hamil muda mungkin sanggup membuatmu merasa lebih lelah dari biasanya. Jadi, kau disarankan untuk memperbanyak istirahat. Salah satu caranya yaitu tidur lebih awal.
Suatu penelitian kesehatan pada perempuan hamil menawarkan bahwa ibu hamil yang tidur kurang dari 6 jam per hari lebih berisiko mengalami banyak sekali persoalan dalam kehamilan dan penyulit dalam persalinan. Oleh alasannya yaitu itu, ibu hamil disarankan untuk mencukupi waktu tidur ideal, yaitu selama 7-9 jam setiap malam.

7. Jauhi acara yang membahayakan kehamilan

Ada beberapa acara atau pekerjaan rumah yang berisiko terhadap kondisimu ketika ini. Contohnya yaitu membersihkan kotoran binatang peliharaan, memindahkan atau mengangkat perabotan berat, membersihkan rumah dengan produk pembersih berbahan kimia, dan menyemprot ruangan dengan obat nyamuk.
Meski terlihat banyak yang harus dilakukan, jangan jadikan hal-hal di atas sebagai beban yang membuatmu stres atau takut, ya. Ibu hamil tidak boleh untuk stres. Jadi, dibawa santai saja dan nikmati setiap momen yang terjadi selama trimester pertama ini.
Selain itu, jangan lupa untuk menjalani investigasi kehamilan rutin ke dokter kandungan untuk memantau kondisimu dan janinmu.

Metode Pengobatan Alternatif Ini Kondusif Dilakukan Ketika Hamil

pengobatan alternatif ketika hamil

Melakukan pengobatan alternatif ketika hamil memang tidak dianjurkan, sebab berisiko mengganggu kesehatan janin. Meski demikian, tidak semua pengobatan alternatif jelek bagi ibu hamil (bumil). Ada beberapa pengobatan yang justru kondusif dilakukan selama masa kehamilan, lho!
Beberapa pengobatan alternatif diyakini kondusif dilakukan ketika hamil, tapi Bumil tetap disarankan untuk berkonsultasi dahulu ke dokter sebelum mulai mencobanya.

Beberapa Pengobatan Alternatif ketika Hamil

Berikut beberapa pengobatan alternatif yang kondusif dan sanggup dilakukan oleh ibu hamil:

1. Aromaterapi

Di trimester awal kehamilan, umumnya Bumil akan lebih gampang mencicipi mual dan muntah. Kondisi ini dikenal dengan sebutan morning sickness. Nah, untuk mengurangi kondisi tersebut, Bumil sanggup menghirup wewangian dari minyak aromaterapi.
Selain untuk meredakan morning sickness, menghirup minyak aromaterapi ketika hamil juga sanggup membantu Bumil tidur lebih nyenyak, merasa lebih relaks, serta bersemangat.
Selain dihirup langsung, minyak aromaterapi juga sanggup ditambahkan ke dalam air hangat untuk mandi. Namun perlu diingat, tidak semua materi minyak aromaterapi baik untuk ibu hamil. Tanyakan dulu kepada dokter mengenai jenis minyak aromaterapi apa yang kondusif dipakai selama kehamilan.

2.  Pijat

Menurut sebuah penelitian, ada sejumlah manfaat yang sanggup diperoleh ketika melaksanakan pijat selama kehamilan, antara lain:
  • Membuat suasana hati menjadi lebih baik.
  • Mengurangi stres, depresi, dan rasa cemas.
  • Mengurangi rasa tidak nyaman selama kehamilan, ibarat nyeri otot pada kaki atau tangan, sakit pinggang, atau sakit kepala.
  • Melancarkan sirkulasi darah.
  • Membuat tidur lebih nyenyak.
  • Membantu memperlancar proses persalinan.
Meski begitu, pemijatan ketika masa kehamilan harus dilakukan secara hati-hati. Bumil disarankan untuk tidak memijat area perut pada trimester pertama kehamilan. Bumil sanggup memijat pundak, lengan, atau tungkai dengan tekanan yang lembut, untuk menciptakan badan menjadi lebih rileks.

3. Refleksologi

Meski belum ada pembuktian secara medis, refleksologi dipercaya sanggup mengatasi sakit kepala ringan ketika hamil. Bumil sanggup melaksanakan sendiri pijatan pada jempol kaki, untuk mengurangi keluhan tersebut.

4. Akupunktur

Metode ini mungkin sanggup dijadikan pengobatan alternatif untuk mengatasi beberapa kondisi ketika hamil, seperti:
  • Depresi
  • Mual
  • Sakit punggung
  • Nyeri panggul
  • Sakit kepala
Untuk menghindari risiko pada janin, disarankan untuk melaksanakan akupunktur ketika usia kehamilan sudah di atas 12 minggu.
Hal penting yang perlu Bumil ingat yaitu pengobatan alternatif tidak sanggup menggantikan pengobatan medis yang disarankan oleh dokter. Jika Bumil mempunyai kondisi kesehatan tertentu, tetap jalani pengobatan dan lakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin.
Apabila Bumil ingin melaksanakan pengobatan alternatif, pilihlah praktisi yang kompeten dan mempunyai izin praktik resmi. Namun, pastikan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter.

Cara Diet Ibu Hamil Yang Disarankan

Bumil sehat

Prinsip utama diet ibu hamil (bumil) bergotong-royong bukan sekadar menurunkan berat tubuh atau membatasi kalori saja, melainkan mengacu pada perbaikan teladan makan untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan. Oleh alasannya itu, mari kenali diet ibu hamil ibarat apa yang sebaiknya Bumil lakukan.
Setiap ibu hamil mempunyai berat tubuh yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi berat tubuh sebelum kehamilan. Hal ini lalu akan memilih target pertambahan berat badan dan teladan makan yang dianjurkan selama hamil.

Berat Badan Ibu Hamil yang Disarankan Berdasarkan IMT

Sebelum mengenali tips diet ibu hamil, penting untuk Bumil pahami bahwa ada empat kelompok berat tubuh ibu hamil beserta sasaran pertambahan berat badannya sesuai Body Mass Index atau Indeks Massa Tubuh (IMT).
Yang pertama yaitu kelompok ibu hamil dengan berat tubuh kurang (IMT <18) yang perlu menambah berat tubuh sebesar 13-18 kg selama kehamilan. Kemudian kelompok ibu hamil dengan berat tubuh normal (IMT 18,5-24,9) yang perlu menambah berat tubuh sebanyak 11,5-18 kg.
Selanjutnya yaitu kelompok ibu hamil dengan berat tubuh berlebih (IMT 25-29,9) yang cukup meningkatkan berat tubuh sebanyak 7-11,5 kg. Lalu yang terakhir, kelompok ibu hamil obesitas (IMT >30) yang disarankan untuk meningkatkan berat tubuh hanya sebanyak 5-9 kg selama kehamilan.
Mengingat adanya perbedaan sasaran pertambahan berat tubuh yang diharapkan selama kehamilan, maka proposal diet ibu hamil yang dianjurkan juga sanggup berbeda-beda.
Ada yang perlu menambah jumlah asupan makanan, namun ada juga yang perlu membatasinya semoga tidak berlebihan. Meski begitu, mencukupi asupan nutrisi yang dibutuhkan dalam kehamilan harus menjadi fokus utama dalam diet ibu hamil.

Beragam Tips Diet Ibu Hamil yang Dianjurkan

Selama ibu hamil mengonsumsi masakan dan minuman yang sehat, maka kenaikan berat tubuh tidak perlu dikhawatirkan. Bahkan, ibu hamil dianjurkan makan tiga kali sehari dengan konsumsi kudapan sehat secara teratur, sekalipun tidak merasa lapar. Hal itu alasannya dikala Bumil tidak lapar, belum tentu janin dalam kandungan mencicipi hal yang sama.
Hanya saja, Bumil dihentikan asal makan, Ketahuilah asupan nutrisi ibarat apa yang harus dipenuhi. Bila perlu, hitunglah kebutuhan kalori harian Bumil bersama dokter kandungan, lalu sesuaikan dengan hidangan masakan Bumil sehari-hari. Pastikan diet atau teladan makan yang Bumil jalani mengandung nutrisi yang Bumil butuhkan.
Berikut yaitu asupan nutrisi yang perlu diperhatikan dalam diet ibu hamil:

Asam folat

Asupan asam folat yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan sel plasenta dan buah hati. Alasannya, asam folat diduga sanggup menurunkan risiko gangguan jantung, preeklamsia, dan cacat tabung saraf. Sajian yang kaya asam folat antara lain hati sapi, bayam, brokoli, pisang, dan sereal.

Zat besi

Tidak hanya asam folat, makanan yang mengandung zat besi juga penting bagi ibu hamil. Hal ini alasannya kebutuhan zat besi selama kehamilan akan meningkat, seiring dengan pertambahan volume darah untuk menyalurkan nutrisi dan oksigen ke janin. Bumil sanggup mengonsumsi roti, produk olahan gandum, kacang-kacangan, serta daging merah untuk mendapat asupan zat besi.

Yodium

Yodium merupakan mineral yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Kurangnya asupan yodium sanggup meningkatkan risiko gangguan mental dan kretinisme pada bayi yang gres lahir. Contoh masakan yang kaya akan yodium yaitu daging, telur, susu, dan garam.
Selain tiga nutrisi penting di atas, Bumil juga perlu mengonsumsi masakan lainnya yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral, serta embel-embel yang direkomendasikan oleh dokter untuk mendukung kesehatan Bumil dan Si Kecil dalam kandungan.
Diet ibu hamil bukan berarti menurunkan berat badan, namun memperbaiki asupan nutrisi demi mencapai kehamilan yang sehat. Ukurlah berat tubuh dan IMT sebelum hamil, semoga Bumil sanggup mengetahui berapa pertambahan berat tubuh yang disarankan selama kehamilan.
Bumil juga sanggup berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai teladan makan yang baik bagi ibu hamil serta asupan kalori per hari yang direkomendasikan.

Mau Anak Kembar , Coba 5 Posisi Bercinta Ini

Bayi kembar lucu 



Tentunya, bagi sebagian suami istri, mempunyai anak kembar  ialah suatu impian. Meski demikian, Anda dan pasangan tidak perlu khawatir sebab ada aneka macam cara yang sanggup dilakukan untuk mewujudkannya. Salah satunya ialah dengan menerapkan beberapa posisi ketika bercinta. Melansir dari Parenting dan Times of India, berikut ialah lima diantaranya.

1. Doggy style
Posisi bercinta dari belakang ini termasuk yang direkomendasikan untuk mendapat anak kembar. Karena dalam hal ini, penetrasi sanggup dipastikan masuk dengan dalam. Sehingga, sperma sanggup dilepaskan lebih erat lagi dengan leher rahim.


2. Women on top
Posisi ini menawarkan perempuan yang berada di atas pria. Dipercaya, ia sanggup membantu dalam memastikan penetrasi yang dalam, sehingga memungkinkan sperma untuk disimpan sangat erat dengan sel telur. Meski demikian, kelemahan dari posisi ini ialah sehabis ejakulasi dimana sang perempuan mungkin perlu berbaring rata dengan pinggul terangkat. Tujuannya ialah semoga tidak ada sperma yang terbuang sia-sia.


3. Misionaris
Posisi paling intim yang menempatkan laki-laki di atas ini juga terbukti ampuh untuk menghasilkan bayi kembar. Idealnya, perempuan harus membungkus kakinya di sekitar pinggul pria. Sehingga, sperma pun sanggup disimpan erat dengan sel telur.


4. The Anvil
Ini mungkin versi yang lebih dimodifikasi dari posisi misionaris. Dalam hal ini, perempuan meletakkan kakinya di pundak pria. Sehingga tak heran, ini akan memungkinkan laki-laki untuk melaksanakan penetrasi yang lebih dalam. Selain itu, ia juga membantu proses ejakulasi untuk mencapai lebih erat dengan leher rahim. Sehingga pada gilirannya, ia pun sanggup meningkatkan peluang untuk hamil bayi kembar.


5. Posisi Split
Posisi yang sangat cocok untuk perempuan dengan tingkat fleksibilitas tinggi ini baik untuk menghasilkan bayi kembar. Dalam hal ini, perempuan diharuskan untuk meletakkan satu kaki di pundak pria, sementara kaki lain bersandar di daerah tidur. Posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam, sehingga memungkinkan sperma ditempatkan sangat erat dengan serviks.

Makanan Untuk Mengatasi Morning Sickness


Ada bermacam-macam jenis kuliner untuk mengatasi morning sickness atau keluhan mual dan muntah ketika hamil. Selengkapnya bisa kau temukan dalam ulasan berikut ini.
Hampir semua ibu hamil mengalami morning sickness di trimester pertama kehamilannya. Bahkan ada sebagian ibu hamil yang mengalami keluhan ini sepanjang masa kehamilan.
Meski disebut morning sickness, keluhan ini sebenarnya bisa tiba kapan saja dan bahkan bisa berlangsung sepanjang hari. Kondisi ini tentunya menciptakan ibu hamil merasa tidak nyaman dan bisa mengganggu acara sehari-hari.
Keluhan mual dan muntah yang parah bahkan bisa menciptakan ibu hamil sulit untuk makan atau minum, sehingga berisiko terkena dehidrasi.

Pilihan Makanan dan Minuman untuk Mengatasi Morning Sickness

Untuk meringankan gejala morning sickness, Bumil sanggup mencoba beberapa jenis asupan berikut ini:

1. Makanan dan minuman berbahan dasar jahe

Menurut sejumlah penelitian, zat aktif yang terdapat pada jahe efektif meredakan tanda-tanda mual yang muncul selama masa kehamilan. Bumil bisa mengonsumsi jahe kering sekitar 0,5 – 1 gram per hari untuk mendapat khasiatnya.
Selain jahe segar, Bumil juga bisa mengonsumsi olahan jahe lainnya, menyerupai teh jahe hangat, es jahe, biskuit atau roti jahe, permen jahe, sampai asinan jahe, untuk membantu mengatasi morning sickness.

2. Kue kering

Beberapa jenis kuliner kering dan tawar, menyerupai biskuit kering, kudapan bagus kering rendah gula, dan roti kering, sanggup menjadi pilihan kuliner untuk mengatasi morning sickness.
Jenis kuliner ringan sehat ini bisa pribadi dimakan dan kebanyakan tidak beraroma kuat. Makanan atau minuman yang beraroma berpengaruh justru sanggup memperparah mual dan muntah.
Selain itu, kandungan karbohidrat pada kudapan bagus kering juga sanggup mengisi energi dan mengenyangkan perut kosong Bumil ketika mengalami morning sickness.

3. Buah pisang dan lemon

Saat morning sickness melanda, Bumil niscaya enggan mengonsumsi kuliner atau minuman apa pun. Padahal asupan nutrisi diharapkan semoga Bumil bisa tetap bertenaga dan kehamilan Bumil juga sehat. Nah, pisang bisa menjadi kuliner ringan sehat sumber energi yang baik untuk dikonsumsi dalam kondisi menyerupai ini.
Selain pisang, lemon juga bisa jadi pilihan. Aroma lemon yang segar bisa mengurangi mual. Bumil bisa mencium aroma lemon ketika minum air perasan lemon atau menambahkan potongan lemon dalam minuman dingin.

4. Makanan dan minuman dingin

Makanan dan minuman hirau taacuh cenderung tidak mempunyai aroma kuat, sehingga lebih kondusif untuk mencegah mual. Bumil bisa mencoba kuliner atau minuman yang didinginkan, seperti jelly, potongan buah dingin, yoghurt, es krim, aneka es serut, atau salad.
Selain minuman dan kuliner dingin, Bumil pun bisa mengonsumsi aneka kuliner dan minuman tanpa rasa dan tidak beraroma, menyerupai air putih, air kelapa, nasi putih, bubur nasi, dan kentang.

5. Makanan kaya protein

Kacang-kacangan, keju, telur, ikan, dan daging merupakan asupan kaya protein yang bisa Bumil konsumsi.
Menurut hasil studi terhadap perempuan hamil, makanan kaya protein dapat mengurangi tanda-tanda mual secara signifikan. Protein diduga bisa membantu menormalkan acara lambung dengan memperbaiki kinerja enzim pencernaan di lambung.
Selain mengonsumsi kuliner atau minuman tertentu, Bumil juga perlu mempratikkan tips menghalau morning sickness berikut ini:
  • Makan dalam porsi kecil, pelan-pelan, namun sering.
  • Hindari konsumsi kuliner pedas, beraroma tajam, manis, atau terlalu berlemak.
  • Hindari kafein, alkohol, dan minuman bersoda.
  • Jika perlu, konsumsi suplemen vitamin B6 setiap hari untuk membantu meringankan mual.
  • Jangan berbaring sehabis makan.
  • Setelah muntah, jangan lupa untuk sikat gigi dan dan berkumur menggunakan mouthwash. Hal ini dilakukan semoga sisa kuliner tidak melekat dan meninggalkan amis di mulut.
Jika mengonsumsi kuliner untuk mengatasi morning sickness ini tidak efektif mengurangi mual dan muntah atau justru memperparah morning sickness, maka Bumil disarankan untuk berkonsultasi ke dokter kandungan untuk mendapat pengobatan.

Ketahui Penyebab Air Ketuban Keruh


Dalam kondisi normal, air ketuban berwarna bening atau sedikit kekuningan. Jika air ketuban keruh, maka hal ini sanggup jadi membuktikan adanya persoalan dalam kehamilan yang sanggup berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Yuk, ketahui penyebab air ketuban keruh di artikel ini.
Saat berada di dalam kandungan, janin dilindungi oleh kantung yang berisi air ketuban.
Ada beberapa manfaat air ketuban bagi janin di dalam kandungan, yaitu:
  • Melindungi janin dari benturan luar, contohnya saat Anda jatuh.
  • Membantu perkembangan organ, ibarat sistem pencernaan dan pernapasan janin.
  • Memungkinkan janin bergerak, sehingga tulang dan ototnya berkembang dengan baik.
  • Melindungi janin dari infeksi.
  • Membantu menjaga suhu dalam rahim tetap hangat.
  • Mencegah tali sentra terjepit yang akan mengurangi pasokan oksigen ke janin.

Penyebab Air Ketuban Keruh

Air ketuban keruh merupakan salah satu tanda adanya persoalan pada kehamilan. Ada beberapa hal yang sanggup mengakibatkan air ketuban menjadi keruh, di antaranya:

1. Chorioamnionitis

Chorioamnionitis adalah abuh basil pada kantung dan air ketuban yang terjadi sebelum atau selama persalinan. Bakteri ini biasanya berasal dari vagina atau kanal kemih ibu.
Kondisi ini sanggup menyebabkan kelahiran prematur atau sepsis pada ibu dan bayi.Selain menjadi penyebab air ketuban keruh dengan warna kehijauan atau kekuningan, abuh ini juga menjadikan demam pada ibu hamil, rahim menjadi lunak, dan air ketuban berbau busuk.
Infeksi ketuban ini perlu diobati dengan proteksi antibiotik. Apabila abuh ketuban ini menyebabkan gawat janin atau kondisi ibu memburuk, maka persalinan mungkin akan perlu dilakukan secepatnya.

2. Mekonium

Mekonium merupakan kotoran yang dikeluarkan janin sesudah sistem pencernaannya berkembang sempurna. Air ketuban yang bercampur mekonium sanggup berubah warna menjadi kemerahan, kehijauan, atau kecokelatan. Kondisi ini sanggup disebabkan oleh beberapa alasan, ibarat kehamilan melebihi waktu atau bayi mengalami stres di dalam rahim.
Mekonium yang bercampur dengan air ketuban berisiko terhirup oleh bayi. Jika hal ini terjadi, mekonium sanggup menghambat kanal pernapasan bayi dan mengurangi kadar oksigen di dalam tubuhnya.
Dalam kasus tertentu, kondisi ini bahkan sanggup mengakibatkan bayi mengalami gangguan pernapasan segera sesudah lahir atau beberapa jam setelahnya.

3. Anemia hemolitik pada bayi

Air ketuban keruh dan kuning menawarkan adanya bilirubin pada cairan ketuban. Bilirubin yang berlebihan pada air ketuban ini sanggup jadi disebabkan oleh anemia hemolitik pada bayi.
Selain beberapa kondisi di atas, adanya darah ibu atau janin di dalam air ketuban juga sanggup mengakibatkan air ketuban keruh dan berwarna kemerahan. Sedangkan air ketuban yang berwarna gelap sanggup menandakan janin meninggal dalam kandungan.
Untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin terjaga, rutinlah berkonsultasi ke dokter kandungan untuk menjalani pemeriksaan kehamilan. Dalam investigasi tersebut, dokter akan melaksanakan investigasi fisik dan USG kehamilan.
Tujuan investigasi kehamilan secara rutin yaitu untuk meminimalkan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama kehamilan, yang salah satunya ditandai oleh perubahan warna air ketuban menjadi keruh.

Penyebab Dan Cara Mengatasi Migrain Dikala Hamil

Ada bermacam-macam keluhan yang umum dirasakan ibu hamil, termasuk migrain ketika hamil. Migrain jenis ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mengenali penyebab migrain saat hamil dapat membantu Anda terhindar dari gangguan ini.

Perubahan hormon selama kehamilan dapat menjadikan ibu hamil menderita migrain. Namun, tidak hanya itu penyebabnya. Migrain ketika hamil juga bisa disebabkan oleh contoh hidup kurang sehat yang sanggup dihindari semenjak awal oleh ibu hamil.

Berbagai Penyebab Migrain ketika Hamil

Selain lantaran perubahan hormon, migrain ketika hamil juga bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:

Konsumsi masakan tertentu

Tanpa disadari, konsumsi masakan atau minuman tertentu, menyerupai coklat, keju, makanan yang mengandung MSG, masakan manis, dan minuman berkafein, sanggup menjadi pemicu migrain ketika hamil. Oleh lantaran itu, ibu hamil disarankan untuk menciptakan catatan mengenai masakan apa saja yang dikonsumsi sebelum serangan migrain muncul. Dengan mencatatnya, sanggup diketahui masakan apa yang menjadi pemicu migrain Anda.

Kurang istirahat

Ibu hamil yang mengalami insomnia rentan untuk menderita migrain. Hal ini lantaran kurang tidur atau kurang istirahat sanggup memicu migrain ketika hamil.

Mengalami stres

Selain kurang tidur dan kurang istirahat, stres selama kehamilan juga sanggup memicu migrain. Bukan hanya itu, stres yang tidak dikelola dengan baik selama kehamilan bahkan bisa berdampak jelek terhadap perkembangan janin dalam kandungan.

Cara Mengatasi Migrain ketika Hamil

Untuk membantu meredakan migrain ketika hamil, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, antara lain:

1. Menghindari konsumsi masakan pemicu migrain

Jika migrain disebabkan oleh konsumsi masakan tertentu, hindari konsumsi masakan tersebut atau batasi porsinya. Dengan begitu, risiko untuk mengalami migrain ketika hamil sanggup diminimalkan.

2. Minum banyak air

Untuk meringankan migrain, perbanyak minum air putih. Banyak minum air putih tidak hanya bisa meredakan migrain, tetapi juga sanggup memenuhi kebutuhan cairan tubuh, sehingga Anda terhindar dari dehidrasi.

3. Beristirahat yang cukup

Jika migrain yang Anda derita terjadi akhir kurang tidur, maka usahakan untuk tidur dengan cukup. Bila Anda sulit tidur, cobalah cari tahu apa penyebabnya. Selain itu, ciptakan suasana ruang tidur yang nyaman dengan meredupkan atau mematikan lampu menjelang waktu tidur.

4. Mengelola stres dengan baik

Apabila migrain disebabkan oleh stres, maka atasilah stres dengan baik. Caranya beragam, antara lain fokus pada hal-hal yang positif, curhat kepada pasangan atau sahabat, dan melaksanakan aktivitas yang menyenangkan.
Dengan melaksanakan hal-hal tersebut, pikiran Anda sanggup menjadi lebih damai dan risiko munculnya migrain ketika kehamilan sanggup ditekan.

5. Mengompres kepala

Untuk meredakan migrain, Anda sanggup mengompres kepala atau leher belahan belakang dengan kompres hangat maupun dingin. Cara ini cukup ampuh mengurangi keluhan migrain.
Dengan mengetahui penyebab migrain ketika hamil dan menghindarinya, Anda sanggup meminimalkan risiko munculnya keluhan ini. Bila migrain muncul, lakukan cara-cara di atas untuk mengatasinya. Namun bila migrain tidak kunjung membaik atau sering kambuh, konsultasikan ke dokter agar sanggup ditangani dengan tepat.

Bahaya Bekerjasama Intim Ketika Hamil Muda Hanya Untuk Kondisi Tertentu

Berhubungan intim ketika hamil tetap sanggup dilakukan semoga keharmonisan dengan pasangan tetap terjalin dengan baik. Hanya saja, ada hal-hal yang harus Anda perhatikan dalam bekerjasama intim, terutama ketika sedang hamil muda.

Berhubungan intim saat hamil muda pada umumnya kondusif dilakukan. Hanya saja, sebagian ibu hamil merasa enggan untuk melaksanakan kekerabatan intim, baik alasannya ialah takut, gairah seksualnya menurun, mood-nya berubah-ubah, atau badannya terasa lemas.

Kenali Kondisi yang Berbahaya untuk Berhubungan Intim ketika Hamil Muda

Selama kehamilan, ada banyak sekali perubahan yang terjadi pada tubuh ibu hamil. Salah satunya ialah leher rahim menjadi semakin sensitif.
Jika kekerabatan intim dipaksakan ketika hamil muda, apalagi tanpa foreplay atau pemanasan yang cukup, maka sanggup terjadi perdarahan melalui vagina jawaban kondisi leher rahim yang sensitif dan permukaan organ intim yang belum cukup terlumasi oleh cairan vagina.
Selain itu, ada pula beberapa kondisi yang sanggup membuat ibu hamil sebaiknya menghindari bekerjasama intim ketika hamil muda, seperti:
  • Plasenta previa.
  • Solusio plasenta.
  • Pernah melahirkan prematur.
  • Pernah keguguran.
  • Rahim terbuka sebelum waktunya.
  • Kehamilan kembar, apalagi kalau janin lebih dari dua.
Ibu hamil juga disarankan untuk tidak melaksanakan kekerabatan intim ketika hamil muda kalau suaminya menderita herpes genital, semoga tidak tertular herpes yang sanggup mengakibatkan keguguran dan keganjilan janin.
Bila suami mempunyai riwayat jerawat menular seksual, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter semoga sanggup diobati. Selain itu, gunakan kondom sebagai pengaman ketika bekerjasama intim.

Hal-Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Selama ibu hamil dalam keadaan yang sehat dan tidak mempunyai riwayat gangguan kehamilan atau keguguran sebelumnya, bekerjasama intim ketika hamil muda bergotong-royong kondusif dilakukan.
Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan semoga bekerjasama intim ketika hamil muda sanggup dilakukan dengan nyaman, di antaranya:

Ciptakan suasana yang nyaman

Gairah seksual ibu hamil muda biasanya akan menurun jawaban bermacam-macam tanda-tanda dan perubahan yang dialami pada kehamilan trimester pertama. Maka dari itu, langkah pertama yang harus dilakukan ialah membuat suasana yang nyaman terlebih dahulu.
Pastikan suhu ruangan nyaman, ada ganjal yang kondusif dan nyaman untuk berbaring, dan jauh dari aroma yang menyengat. Anda juga sanggup menyalakan lilin atau musik untuk membuat suasana makin nyaman.

Berhubungan intim dengan posisi yang aman

Posisi tubuh memainkan tugas penting dalam bekerjasama intim ketika hamil. Hal ini alasannya ialah adanya janin atau bayi dalam kandungan, sehingga posisi yang dilakukan dilarang sembarangan.
Sebaiknya lakukan kekerabatan intim dalam posisi yang nyaman untuk ibu hamil. Posisi berbaring menyamping dan woman on top dapat menjadi pilihan. Pastikan tidak menekan atau mengimpit perut ibu hamil, ibarat pada posisi misionaris atau telentang.

Rileks ketika melaksanakan penetrasi

Agar bekerjasama intim semakin nyaman, janganlah terburu-buru dan usahakan untuk selalu relaks. Hal ini akan membantu ibu hamil merasa tidak sakit ketika penetrasi dilakukan. Jangan memaksa ibu hamil untuk bekerjasama intim kalau memang ia sedang tidak mood. Bersabarlah dan tunggu momen yang tepat, kemudian lakukan kedua cara di atas.
Untuk meminimalkan ancaman bekerjasama intim ketika hamil muda, ibu hamil sebaiknya memeriksakan diri secara rutin ke dokter kandungan. Jika masih ragu, tanyakan ke dokter kandungan apakah perlu menghindari kekerabatan intim ketika hamil muda.