Cara Diet Ibu Hamil Yang Disarankan

Posted by Ganas003 on September 21, 2019 in ,
Bumil sehat

Prinsip utama diet ibu hamil (bumil) bergotong-royong bukan sekadar menurunkan berat tubuh atau membatasi kalori saja, melainkan mengacu pada perbaikan teladan makan untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan. Oleh alasannya itu, mari kenali diet ibu hamil ibarat apa yang sebaiknya Bumil lakukan.
Setiap ibu hamil mempunyai berat tubuh yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi berat tubuh sebelum kehamilan. Hal ini lalu akan memilih target pertambahan berat badan dan teladan makan yang dianjurkan selama hamil.

Berat Badan Ibu Hamil yang Disarankan Berdasarkan IMT

Sebelum mengenali tips diet ibu hamil, penting untuk Bumil pahami bahwa ada empat kelompok berat tubuh ibu hamil beserta sasaran pertambahan berat badannya sesuai Body Mass Index atau Indeks Massa Tubuh (IMT).
Yang pertama yaitu kelompok ibu hamil dengan berat tubuh kurang (IMT <18) yang perlu menambah berat tubuh sebesar 13-18 kg selama kehamilan. Kemudian kelompok ibu hamil dengan berat tubuh normal (IMT 18,5-24,9) yang perlu menambah berat tubuh sebanyak 11,5-18 kg.
Selanjutnya yaitu kelompok ibu hamil dengan berat tubuh berlebih (IMT 25-29,9) yang cukup meningkatkan berat tubuh sebanyak 7-11,5 kg. Lalu yang terakhir, kelompok ibu hamil obesitas (IMT >30) yang disarankan untuk meningkatkan berat tubuh hanya sebanyak 5-9 kg selama kehamilan.
Mengingat adanya perbedaan sasaran pertambahan berat tubuh yang diharapkan selama kehamilan, maka proposal diet ibu hamil yang dianjurkan juga sanggup berbeda-beda.
Ada yang perlu menambah jumlah asupan makanan, namun ada juga yang perlu membatasinya semoga tidak berlebihan. Meski begitu, mencukupi asupan nutrisi yang dibutuhkan dalam kehamilan harus menjadi fokus utama dalam diet ibu hamil.

Beragam Tips Diet Ibu Hamil yang Dianjurkan

Selama ibu hamil mengonsumsi masakan dan minuman yang sehat, maka kenaikan berat tubuh tidak perlu dikhawatirkan. Bahkan, ibu hamil dianjurkan makan tiga kali sehari dengan konsumsi kudapan sehat secara teratur, sekalipun tidak merasa lapar. Hal itu alasannya dikala Bumil tidak lapar, belum tentu janin dalam kandungan mencicipi hal yang sama.
Hanya saja, Bumil dihentikan asal makan, Ketahuilah asupan nutrisi ibarat apa yang harus dipenuhi. Bila perlu, hitunglah kebutuhan kalori harian Bumil bersama dokter kandungan, lalu sesuaikan dengan hidangan masakan Bumil sehari-hari. Pastikan diet atau teladan makan yang Bumil jalani mengandung nutrisi yang Bumil butuhkan.
Berikut yaitu asupan nutrisi yang perlu diperhatikan dalam diet ibu hamil:

Asam folat

Asupan asam folat yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan sel plasenta dan buah hati. Alasannya, asam folat diduga sanggup menurunkan risiko gangguan jantung, preeklamsia, dan cacat tabung saraf. Sajian yang kaya asam folat antara lain hati sapi, bayam, brokoli, pisang, dan sereal.

Zat besi

Tidak hanya asam folat, makanan yang mengandung zat besi juga penting bagi ibu hamil. Hal ini alasannya kebutuhan zat besi selama kehamilan akan meningkat, seiring dengan pertambahan volume darah untuk menyalurkan nutrisi dan oksigen ke janin. Bumil sanggup mengonsumsi roti, produk olahan gandum, kacang-kacangan, serta daging merah untuk mendapat asupan zat besi.

Yodium

Yodium merupakan mineral yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Kurangnya asupan yodium sanggup meningkatkan risiko gangguan mental dan kretinisme pada bayi yang gres lahir. Contoh masakan yang kaya akan yodium yaitu daging, telur, susu, dan garam.
Selain tiga nutrisi penting di atas, Bumil juga perlu mengonsumsi masakan lainnya yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral, serta embel-embel yang direkomendasikan oleh dokter untuk mendukung kesehatan Bumil dan Si Kecil dalam kandungan.
Diet ibu hamil bukan berarti menurunkan berat badan, namun memperbaiki asupan nutrisi demi mencapai kehamilan yang sehat. Ukurlah berat tubuh dan IMT sebelum hamil, semoga Bumil sanggup mengetahui berapa pertambahan berat tubuh yang disarankan selama kehamilan.
Bumil juga sanggup berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai teladan makan yang baik bagi ibu hamil serta asupan kalori per hari yang direkomendasikan.