Metode Pengobatan Alternatif Ini Kondusif Dilakukan Ketika Hamil

Posted by Ganas003 on September 23, 2019 in ,
pengobatan alternatif ketika hamil

Melakukan pengobatan alternatif ketika hamil memang tidak dianjurkan, sebab berisiko mengganggu kesehatan janin. Meski demikian, tidak semua pengobatan alternatif jelek bagi ibu hamil (bumil). Ada beberapa pengobatan yang justru kondusif dilakukan selama masa kehamilan, lho!
Beberapa pengobatan alternatif diyakini kondusif dilakukan ketika hamil, tapi Bumil tetap disarankan untuk berkonsultasi dahulu ke dokter sebelum mulai mencobanya.

Beberapa Pengobatan Alternatif ketika Hamil

Berikut beberapa pengobatan alternatif yang kondusif dan sanggup dilakukan oleh ibu hamil:

1. Aromaterapi

Di trimester awal kehamilan, umumnya Bumil akan lebih gampang mencicipi mual dan muntah. Kondisi ini dikenal dengan sebutan morning sickness. Nah, untuk mengurangi kondisi tersebut, Bumil sanggup menghirup wewangian dari minyak aromaterapi.
Selain untuk meredakan morning sickness, menghirup minyak aromaterapi ketika hamil juga sanggup membantu Bumil tidur lebih nyenyak, merasa lebih relaks, serta bersemangat.
Selain dihirup langsung, minyak aromaterapi juga sanggup ditambahkan ke dalam air hangat untuk mandi. Namun perlu diingat, tidak semua materi minyak aromaterapi baik untuk ibu hamil. Tanyakan dulu kepada dokter mengenai jenis minyak aromaterapi apa yang kondusif dipakai selama kehamilan.

2.  Pijat

Menurut sebuah penelitian, ada sejumlah manfaat yang sanggup diperoleh ketika melaksanakan pijat selama kehamilan, antara lain:
  • Membuat suasana hati menjadi lebih baik.
  • Mengurangi stres, depresi, dan rasa cemas.
  • Mengurangi rasa tidak nyaman selama kehamilan, ibarat nyeri otot pada kaki atau tangan, sakit pinggang, atau sakit kepala.
  • Melancarkan sirkulasi darah.
  • Membuat tidur lebih nyenyak.
  • Membantu memperlancar proses persalinan.
Meski begitu, pemijatan ketika masa kehamilan harus dilakukan secara hati-hati. Bumil disarankan untuk tidak memijat area perut pada trimester pertama kehamilan. Bumil sanggup memijat pundak, lengan, atau tungkai dengan tekanan yang lembut, untuk menciptakan badan menjadi lebih rileks.

3. Refleksologi

Meski belum ada pembuktian secara medis, refleksologi dipercaya sanggup mengatasi sakit kepala ringan ketika hamil. Bumil sanggup melaksanakan sendiri pijatan pada jempol kaki, untuk mengurangi keluhan tersebut.

4. Akupunktur

Metode ini mungkin sanggup dijadikan pengobatan alternatif untuk mengatasi beberapa kondisi ketika hamil, seperti:
  • Depresi
  • Mual
  • Sakit punggung
  • Nyeri panggul
  • Sakit kepala
Untuk menghindari risiko pada janin, disarankan untuk melaksanakan akupunktur ketika usia kehamilan sudah di atas 12 minggu.
Hal penting yang perlu Bumil ingat yaitu pengobatan alternatif tidak sanggup menggantikan pengobatan medis yang disarankan oleh dokter. Jika Bumil mempunyai kondisi kesehatan tertentu, tetap jalani pengobatan dan lakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin.
Apabila Bumil ingin melaksanakan pengobatan alternatif, pilihlah praktisi yang kompeten dan mempunyai izin praktik resmi. Namun, pastikan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter.