Penyebab Dan Cara Mengatasi Migrain Dikala Hamil

Posted by Ganas003 on September 13, 2019 in ,
Ada bermacam-macam keluhan yang umum dirasakan ibu hamil, termasuk migrain ketika hamil. Migrain jenis ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mengenali penyebab migrain saat hamil dapat membantu Anda terhindar dari gangguan ini.

Perubahan hormon selama kehamilan dapat menjadikan ibu hamil menderita migrain. Namun, tidak hanya itu penyebabnya. Migrain ketika hamil juga bisa disebabkan oleh contoh hidup kurang sehat yang sanggup dihindari semenjak awal oleh ibu hamil.

Berbagai Penyebab Migrain ketika Hamil

Selain lantaran perubahan hormon, migrain ketika hamil juga bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:

Konsumsi masakan tertentu

Tanpa disadari, konsumsi masakan atau minuman tertentu, menyerupai coklat, keju, makanan yang mengandung MSG, masakan manis, dan minuman berkafein, sanggup menjadi pemicu migrain ketika hamil. Oleh lantaran itu, ibu hamil disarankan untuk menciptakan catatan mengenai masakan apa saja yang dikonsumsi sebelum serangan migrain muncul. Dengan mencatatnya, sanggup diketahui masakan apa yang menjadi pemicu migrain Anda.

Kurang istirahat

Ibu hamil yang mengalami insomnia rentan untuk menderita migrain. Hal ini lantaran kurang tidur atau kurang istirahat sanggup memicu migrain ketika hamil.

Mengalami stres

Selain kurang tidur dan kurang istirahat, stres selama kehamilan juga sanggup memicu migrain. Bukan hanya itu, stres yang tidak dikelola dengan baik selama kehamilan bahkan bisa berdampak jelek terhadap perkembangan janin dalam kandungan.

Cara Mengatasi Migrain ketika Hamil

Untuk membantu meredakan migrain ketika hamil, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, antara lain:

1. Menghindari konsumsi masakan pemicu migrain

Jika migrain disebabkan oleh konsumsi masakan tertentu, hindari konsumsi masakan tersebut atau batasi porsinya. Dengan begitu, risiko untuk mengalami migrain ketika hamil sanggup diminimalkan.

2. Minum banyak air

Untuk meringankan migrain, perbanyak minum air putih. Banyak minum air putih tidak hanya bisa meredakan migrain, tetapi juga sanggup memenuhi kebutuhan cairan tubuh, sehingga Anda terhindar dari dehidrasi.

3. Beristirahat yang cukup

Jika migrain yang Anda derita terjadi akhir kurang tidur, maka usahakan untuk tidur dengan cukup. Bila Anda sulit tidur, cobalah cari tahu apa penyebabnya. Selain itu, ciptakan suasana ruang tidur yang nyaman dengan meredupkan atau mematikan lampu menjelang waktu tidur.

4. Mengelola stres dengan baik

Apabila migrain disebabkan oleh stres, maka atasilah stres dengan baik. Caranya beragam, antara lain fokus pada hal-hal yang positif, curhat kepada pasangan atau sahabat, dan melaksanakan aktivitas yang menyenangkan.
Dengan melaksanakan hal-hal tersebut, pikiran Anda sanggup menjadi lebih damai dan risiko munculnya migrain ketika kehamilan sanggup ditekan.

5. Mengompres kepala

Untuk meredakan migrain, Anda sanggup mengompres kepala atau leher belahan belakang dengan kompres hangat maupun dingin. Cara ini cukup ampuh mengurangi keluhan migrain.
Dengan mengetahui penyebab migrain ketika hamil dan menghindarinya, Anda sanggup meminimalkan risiko munculnya keluhan ini. Bila migrain muncul, lakukan cara-cara di atas untuk mengatasinya. Namun bila migrain tidak kunjung membaik atau sering kambuh, konsultasikan ke dokter agar sanggup ditangani dengan tepat.