Dehidrasi Sanggup Memperparah Diabetes? Kok Bisa?

Posted by Ganas003 on Oktober 09, 2019 in ,


Tahukah Anda, bahwa ternyata kehilangan cairan tubuh dan diabetes berafiliasi erat? Kondisi kehilangan cairan tubuh bisa memperburuk penyakit diabetes yang dimiliki seseorang. Gula darah tinggi bisa muncul jawaban dehidrasi. Penyakit diabetes ialah penyakit yang tak bisa disembuhkan. Anda hanya sanggup meminimalisir dampak jelek yang muncul serta mencegah bahaya komplikasi dengan mengendalikannya.
Kunci utama dalam administrasi diabetes ialah menjaga kadar gula darah biar tetap berada dalam batas aman. Diabetes yang tak terkontrol kerap kali membawa Anda pada kondisi gula darah tinggi alias hiperglikemia. Namun, bahwasanya kondisi ini bisa Anda cegah dengan cara yang sangat mudah, yaitu dengan banyak minum air putih.

Hubungan kehilangan cairan tubuh dan diabetes

Ketika gula darah tidak terkontrol dan menjadi terlalu tinggi, Anda mengalami suatu kondisi yang disebut dengan hiperglikemia. Dalam kondisi ini, darah yang mengalir dalam tubuh Anda mempunyai kandungan gula yang tinggi. Kadar gula darah yang terlalu tinggi menciptakan tubuh tidak bisa melaksanakan pemecahan seluruh gula yang beredar. Akibatnya, glukosa dalam darah akan dikeluarkan bersamaan dengan urin.
Banyak faktor yang sanggup mengakibatkan kondisi hiperglikemia pada penderita diabetes. Seperti dilansir oleh situs Mayoclinic, beberapa penyebabnya di antaranya ialah pilihan makanan, jarang melaksanakan kegiatan fisik, kondisi sakit tertentu, atau lupa mengonsumsi obat penurun gula darah.
Hiperglikemia tanpa penanganan sanggup bermetamorfosis suatu kondisi yang lebih parah dan berdampak pada kondisi kesehatan lainnya. Gula darah tinggi yang tak mendapat perhatian khusus sanggup mengakibatkan seorang penderita diabetes mengalami koma dan membutuhkan penanganan darurat khusus. Kadar gula yang tinggi dalam darah pada jangka panjang juga akan menciptakan Anda berisiko terkena banyak sekali ancaman komplikasi diabetes, ibarat kebutaan, problem saraf, jantung, dan problem fungsi seksual.

Gejala hiperglikemia

Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui tanda-tanda awal dari hiperglikemia biar sanggup mengambil langkah pengobatan yang tepat. Beberapa tanda-tanda awal dari gula darah tinggi adalah:
  • Buang air kecil menjadi lebih sering
  • Urin menjadi lebih pekat (terlalu kuning)
  • Sering haus
  • Penglihatan terganggu
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
Gejala yang lebih parah sanggup muncul ketika Anda tidak segera melaksanakan tindak lanjut pada kadar gula darah Anda yang telanjur melonjak, seperti:
  • Napas yang anyir buah
  • Mual dan muntah
  • Sesak napas
  • Mulut kering
  • Lemas
  • Linglung
  • Koma
  • Sakit pada perut cuilan atas

Mengapa Anda jadi sering pipis dan haus ketika gula darah tinggi?

Ketika kadar gula darah tinggi di dalam darah, tubuh mempunyai prosedur untuk mengeluarkan gula berlebih di dalam darah melalui urin. Pengeluaran gula bersamaan dengan urin, mengakibatkan urin lebih pekat.
Untuk mengeluarkan glukosa berlebih melalui urin, ginjal akan berusaha mengambil cairan tubuh. Itu sebabnya penderita diabetes yang mempunyai kadar gula darah tinggi akan merasa haus lantaran cairan tubuh yang dimiliki diambil untuk proses ekskresi urin.

Banyak minum sanggup mencegah gula darah tinggi, bagaimana bisa?

Cara umum yang Anda ketahui selama ini untuk menurunkan kadar gula darah mungkin sanggup berupa mengurangi kuliner manis, minum obat, dan berolahraga. Namun, bahwasanya banyak minum air putih juga sanggup membantu menurunkan kadar gula darah. Cara yang gampang dan murah bukan?
Pada penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 ibarat dilansir dari Diabetes.co.uk, asupan cairan tubuh yang bertambah sanggup mencegah terjadinya hiperglikemia dan menunda terjadinya diabetes. Para peneliti juga menggarisbawahi munculnya hormon vasopressin yang timbul ketika kehilangan cairan tubuh terjadi. Hormon vasopressin adalah hormon yang mengatur cairan tubuh. Kemunculan hormon vasopressin menjadi salah satu faktor risiko untuk hiperglikemia dan diabetes.
Seperti yang dilaporkan oleh WebMD, dalam studi pada sekitar 3.600 orang yang mempunyai kadar gula darah normal, menjelaskan bahwa mereka yang minum 34 gelas air per hari mempunyai risiko terkena hiperglikemia 21 persen lebih rendah selama sembilan tahun ke depan dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi 16 gelas air per hari atau kurang.
Sekalipun riset tersebut belum sanggup memperlihatkan bukti ilmiah yang lebih kuat, mengingat hiperglikemia juga dipengaruhi banyak sekali faktor (seperti jenis kelamin, berat badan, dan kegiatan fisik), minum banyak air terbukti mempunyai manfaat yang baik, ujar Ronan Roussel, peneliti sekaligus dosen kesehatan di Hospital Bichat, Paris.
Air putih tidak mempunyai kandungan karbohidrat ataupun kalori. Itu sebabnya, minuman ini ialah minuman paling baik yang sanggup dikonsumsi oleh penderita diabetes. Ketika Anda banyak minum air putih, tubuh Anda akan mendapat hidrasi yang cukup. Ketika kadar gula darah Anda melonjak dan tak bisa dipecah semua oleh tubuh, ginjal akan membantu mengeluarkannya melalui urin.
Mekanisme ginjal dalam mengeluarkan glukosa bersamaan dengan urin tentu membutuhkan banyak cairan. Ginjal kemudian akan mengambil cairan tubuh Anda. Ketika tubuh Anda terhidrasi dengan baik lantaran banyak minum, pengeluaran glukosa melalui urin akan terjadi dengan lebih mudah. Nah, sebaliknya, bila Anda tidak cukup minum, tubuh Anda akan berusaha mengambil cairan tubuh Anda dari sumber lain, ibarat ludah bahkan air mata. Apabila kondisi ini dibiarkan, Anda akan mengalami dehidrasi. Perlu diingat bahwa haus merupakan salah satu sinyal kehilangan cairan tubuh ringan yang dikirimkan oleh tubuh Anda.

Berapa banyak air yang harus saya minum?

European Food Safety Authority menyarankan jumlah air berikut ini untuk menjaga biar diri Anda terhidrasi dengan baik, yaitu:
  • Perempuan: 1,6 liter air
  • Laki-laki: 2 liter air
Sebaiknya, Anda juga mengonsumsi air putih dalam jangka waktu yang reguler. Artinya, jangan menunggu hingga haus untuk minum. Minumlah sekalipun Anda belum merasa haus.
Jumlah di atas merupakan asupan cairan total yang Anda butuhkan yang bisa Anda dapatkan dari jenis minuman apa pun, meskipun air putih ialah minuman yang paling baik.