Fakta Perihal Manfaat Pijat Ibu Hamil

Posted by Ganas003 on Oktober 15, 2019 in ,

Kehamilan sanggup memicu banyak sekali keluhan yang tidak menyenangkan bagi para ibu hamil. Pijat ibu hamil sanggup dilakukan sebagai salah satu cara meringankan rasa tidak nyaman dan menciptakan ibu hamil merasa rileks.
Saat seorang perempuan mengandung, akan terjadi beberapa tekanan yang sanggup dirasakan terutama di area otot perut, leher, punggung, dan bahu. Tak hanya itu,  berat tubuh yang semakin bertambah, menciptakan banyak ibu hamil mengeluhkan rasa sakit di serpihan punggung bawah dan terjadi perubahan postur alasannya posisi panggul semakin maju ke depan.
Berdasarkan Bukti Ilmiah
Secara umum, penelitian menunjukkan manfaat pijat untuk orang pada umumnya, antara lain meredakan rasa sakit dan kemungkinan meningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh. Penelitian lain menemukan adanya kemungkinan pijat bermanfaat mengurangi nyeri punggung, sakit kepala, mengurangi stres, dan membantu relaksasi.
Sementara itu, penelitian yang ditujukan khusus untuk mengetahui manfaat pijat ibu hamil masih sangat terbatas. Meski demikian, sebuah studi menyebutkan bahwa pijat ibu hamil kemungkinan mempunyai bermacam-macam manfaat faktual termasuk menurunkan ketegangan dan tingkat hormon stres, meringankan nyeri punggung dan kaki, memperbaiki mood sekaligus meningkatkan rasa bahagia, serta menciptakan tidur lebih nyenyak.
Hanya saja, ketika ingin melaksanakan pijat ibu hamil sebaiknya memperhatikan usia kehamilan terlebih dahulu. Untuk ibu hamil yang masih mengalami mual dan muntah, sebaiknya menghindari dulu perawatan ini.
Disarankan pijat ibu hamil dimulai sehabis usia kehamilan 12 ahad atau memasuki trimester kedua. Lalu, hindari kembali pijat ibu hamil ketika usia kehamilan sudah semakin mendekati waktu persalinan, yaitu 32 ahad ke atas. Hal ini alasannya pijatan mungkin dapat mempercepat proses persalinan.
Teknik Memijat yang Sesuai
Umumnya pijat ibu hamil akan berlangsung kurang lebih selama satu jam. Sebagian spa atau daerah pijat khusus ibu hamil mempunyai dingklik atau daerah tidur khusus. Sebab, pijat ibu hamil biasanya akan dilakukan dalam banyak sekali posisi, menyerupai duduk, setengah berbaring, atau berbaring ke samping.
Pemijat ibu hamil biasanya sudah dilatih untuk memahami serpihan tubuh mana yang seringkali terasa tidak nyaman. Meski demikian, jikalau ibu hamil merasa tidak nyaman atau merasa serpihan tubuh tertentu perlu pijatan ekstra, dianjurkan untuk eksklusif memberitahu pemijat.
Terdapat bermacam-macam jenis tipe pijat ibu hamil, menyerupai pijat tradisional yang menekan dalam sampai ke otot, atau pijat Swedia dengan tekanan yang cukup panjang ke arah otot dan sendi yang aktif. Selain itu, teknik pijat hamil yang juga umum ditemukan yaitu Shiatsu, dengan aksentuasi dan pijatan pada titik akupresur untuk menstimulasi energi alami.
Berbagai teknik ini dimaksudkan untuk memperbaiki kondisi tubuh ibu hamil, menyerupai mencegah sumbatan darah di serpihan kaki alasannya peningkatan pedoman darah yang dialami ibu hamil. Sebagian pemijat, hanya akan menyentuh serpihan perut dengan sangat ringan atau tidak sama sekali.
Meski tergolong aman, ada beberapa hal yang perlu diingat ketika pijat ibu hamil:
  • Ibu hamil perlu segera memberitahu pemijat jikalau merasa nyeri atau tidak nyaman. Bantal ekstra kemungkinan sanggup membantu posisi ibu hamil semoga lebih nyaman.
  • Perhatikan minyak esensial atau aromaterapi yang dipakai selama pemijatan. Pilih sesuai selera dan tanyakan ulang mengenai keamanan minyak esensial yang digunakan.
  • Sedapat mungkin hindari perawatan yang memanfaatkan panas, menyerupai sauna, kolam air panas, atau mandi uap. Jika tetap ingin, pastikan suhu air atau ruangan tidak lebih dari 32 derajat Celcius untuk menghindari pemanasan berlebihan.
Perhatikan usia kehamilan sebelum melaksanakan pijat ibu hamil. Kemudian, pilih lokasi dan pemijat yang kompeten dan berpengalaman. Jika mempunyai kondisi medis khusus ketika hamil, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan.