Penyebab Dan Cara Mengatasi Sakit Punggung Ketika Hamil

Posted by Ganas003 on Oktober 13, 2019 in

Kehamilan sanggup menciptakan tubuh mengalami banyak perubahan, di antaranya perubahan hormon dan otot-otot panggul. Beberapa perubahan ini dapat menyebabkan ibu hamil merasakan sakit punggung. Ketidaknyamanan tersebut biasanya terjadi di trimester kedua kehamilan.
Diperkirakan sekitar 6 dari 10 perempuan hamil akan mengalami sakit punggung. Sakit punggung dikala hamil biasanya terjadi pada sendi dan otot di belahan tulang panggul dan punggung belahan bawah.
Rasa nyeri sanggup muncul ketika membungkukkan tubuh ke depan, mengangkat beban, berdiri dari daerah tidur, atau berdiri dari posisi duduk.
Penyebab Sakit Punggung saat Hamil
Ada beberapa penyebab sakit punggung dikala hamil, yaitu:
1. Perubahan hormon
Tulang dan sendi terhubung oleh jaringan ikat yang disebut ligamen. Ketika hamil, tubuh memproduksi hormon relaksin yang memungkinkan ligamen menjadi rileks dan menciptakan persendian menjadi longgar. Tujuannya yakni mempersiapkan tubuh untuk persalinan.
Ligamen dan otot yang menopang tulang belakang juga turut terkena dampak hormon tersebut. Akibatnya, ligamen dan otot di sekitar panggul menjadi longgar, sehingga muncul rasa nyeri di punggung.
2. Pertambahan berat badan
Ibu hamil yang sehat akan mengalami kenaikan berat badan. Tulang belakang yang bertugas menopang tubuh akan terbebani dengan pertambahan berat ini. Hal ini menjadikan rasa sakit pada panggul dan punggung, khususnya punggung belahan bawah.
3. Pertumbuhan bayi
Makin bertambah usia kandungan, ukuran janin semakin membesar, begitu juga dengan rahim. Pertumbuhan janin dan rahim akan menekan pembuluh darah dan saraf di area panggul dan punggung, sehingga belahan ini terasa nyeri.
4. Perubahan postur tubuh
Kehamilan sanggup menggeser titik berat atau sentra gravitasi tubuh, sehingga postur tubuh, cara berjalan, cara duduk, dan posisi tidur berubah. Selain itu, postur tubuh yang salah, berdiri terlalu lama, dan membungkuk untuk mengambil benda juga sanggup memperparah sakit punggung.
5. Stres
Stres dikala hamil, baik stres fisik maupun emosional, sanggup mengakibatkan ketegangan otot di punggung. Ditambah lagi pengaruh hormon relaksin yang melemaskan persendian dan ligamen. Saat stres meningkat, sangat mungkin punggung akan terasa semakin nyeri.
6. Jarang berolahraga
Suatu penelitian mengungkapkan bahwa perempuan hamil yang jarang berolahraga lebih berisiko untuk mengalami sakit punggung. Hal ini diduga alasannya jarang berolahraga sanggup menciptakan otot dan sendi di panggul atau punggung menjadi lebih lemah.
Cara Mengatasi Sakit Punggung saat Hamil
Untuk meredakan ketidaknyamanan tanggapan sakit punggung dikala hamil, lakukan hal-hal berikut:
1. Pijat
Coba lakukan pemijatan di punggung belahan bawah dan seluruh punggung. Minta terapis atau pasangan untuk menawarkan pijatan yang lembut. Pijatan ini sanggup meredakan rasa lelah dan nyeri sakit otot.
2. Kompres punggung
Berikan kompres punggung dengan handuk yang diisi es batu. Kompres hambar sanggup diberikan selama 20 menit dan diulang beberapa kali dalam sehari.
Setelah tiga hari, ganti dengan kompres hangat. Caranya yakni dengan menempelkan botol berisi air hangat ke punggung. Metode ini mungkin sanggup membantu meredakan rasa sakit.
3. Perbaiki postur tubuh
Cobalah untuk tidak memutar badan, atau membungkuk dikala duduk maupun berdiri. Ibu hamil juga disarankan untuk tidak berlama-lama pada satu posisi. Berdiri atau duduk tegak dan regangkan punggung secara terpola untuk menghindari nyeri.
Sakit punggung dikala hamil juga sanggup diredakan dengan cara tidur menyamping dengan menaruh bantal di antara lutut, di punggung, dan di bawah perut.
4. Olahraga
Rutin berolahraga sanggup memperkuat dan meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot, serta mengurangi tekanan pada tulang belakang. Olahraga yang kondusif dilakukan semasa kehamilan adalah yoga prenatal, berjalan kaki, senam Kegel, berenang, dan pilates.
5. Akupuntur
Pengobatan alternatif ini mungkin sanggup membantu meringankan rasa sakit. Ketika memutuskan untuk melaksanakan akupuntur, pastikan menentukan praktisi yang terlatih dan berpengalaman.
6. Chiropractic
Terapi chiropractic pada tulang belakang kondusif dilakukan selama kehamilan. Namun, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kandungan sebelum melaksanakan perawatan ini, dan pilih daerah praktik chiropractic yang terpercaya dan mempunyai izin praktek yang valid.
7. Minum pereda nyeri
Jika sakit punggung dikala hamil sudah sangat menganggu, obat paracetamol dapat membantu meringankan nyeri. Namun, ibu hamil harus tetap berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsinya.
Selama masa kehamilan, disarankan untuk tidak memakai sepatu tinggi (high heels). Jika ingin mengambil sesuatu di lantai, tekuk lutut kaki terlebih dahulu alih-alih eksklusif membungkukkan tubuh. Jika sakit masih berlanjut atau justru terasa makin parah, segera konsultasikan ke dokter kandungan.