Cek Harga Mobil Bekas dan Komponen Berikut Sebelum Membeli Mobil Second


Check the Prices of Used Cars and the Following Components Before Buying a Second Car

Penjualan mobil second selalu tidak setinggi penjualan mobil baru. Bukan hanya karena proses kredit mobil baru yang lebih mudah dan kini semakin murah, namun juga karena pemikiran masyarakat dimana mobil second akan memiliki kualitas yang kurang bagus dibandingkan mobil baru. Padahal mobil lama atau second jika dirawat dan digunakan dengan benar akan memiliki mesin yang terasah sehingga justru lebih kuat dibandingkan dengan mobil baru. Selain itu harga mobil bekas tidak memiliki patokan yang pasti sehingga Anda dan penjual bisa melakukan tawar menawar dengan lebih leluasa sesuai dengan kondisi mobil. Bagi Anda yang tertarik untuk membeli mobil bekas dan memastikan Anda akan memiliki mobil bekas yang berkualitas, lakukan cek harga mobil bekas dan komponen di bawah ini terlebih dahulu sebelum bertransaksi.

Berikut ini adalah komponen-komponen dari mobil yang perlu Anda teliti sebelum membeli mobil bekas:

  1. Mesin.
Mesin memegang peranan yang sangat vital terhadap fungsi mobil. Dengan mesin yang masih berfungsi dengan baik dan berada dalam kondisi yang baik maka mobil akan bisa Anda pakai hingga waktu yang lama. Perawatan mesin juga akan membutuhkan biaya yang tak sedikit sehingga menemukan mobil bekas dengan mesin yang masih baik adalah sebuah keharusan sebelum Anda membeli mobil.

  1. Ban mobil.
Bagian mobil lainnya yang perlu Anda teliti lebih detail adalah kondisi ban. Lihat permukaan ban apakah sudah licin atau aus. Jika iya, maka sebaiknya Anda mencari mobil lainnya atau menawar sesuai dengan harga penggantian ban yang nantinya harus Anda lakukan. Ban mobil memiliki harga jual yang tak murah sesuai dengan kualitasnya sehingga perlu Anda kalkulasikan dengan teliti jika mobil yang ingin Anda beli memiliki kondisi ban yang sudah waktunya diganti. Selain kondisi ban, kaki-kaki mobil juga perlu dicek karena akan mempengaruhi kenyamanan saat berkendara.

  1. Body.
Untuk mobil lama yang bodynya terbuat dari besi atau baja, Anda perlu mengecek di seluruh bagiannya apakah ada yang sudah keropos atau berkarat. Jika iya, maka tawar harga mobil sesuai dengan kondisinya untuk melakukan perbaikan dan pengecatan di area tersebut.

  1. Pendingin mobil.
AC kini menjadi fasilitas di dalam mobil yang wajib dimiliki terutama bagi Anda yang ingin membeli mobil keluarga atau mobil antar jemput. Dengan pendingin ruangan yang masih bekerja dengan baik Anda bisa menutup jendela dengan rapat yang menjauhkan penumpang dari debu jalanan dan knalpot kendaraan. Cek kekuatan AC dan blower yang terpasang di dalam mobil untuk memastikan Anda memiliki mobil yang nyaman nantinya.

  1. Kelistrikan.
Kelistrikan disini meliputi kondisi Aki dan kabel-kabel lampu. Cek semua lampu dengan cara menyalakan dan mematikannya beberapa kali. Cek pula indikator bensin, dan lainnya dari kursi kemudi. Cek kondisi Aki dengan melakukan starter mobil beberapa kali.

  1. Surat-surat.
Pastikan Anda membeli mobil yang memiliki surat lengkap sehingga aman dan nyaman digunakan.

Sedangkan untuk cek harga mobil bekas, Anda bisa langsung membuka situs jual beli barang bekas atau mobil bekas terpercaya. Harga yang tercantum di sana bukanlah harga yang sebenarnya karena mobil bekas tak memiliki harga patokan namun harga sesuai kondisi mobil yang masih bisa ditawar. Pilihlah mobil bekas yang sesuai dengan dana yang tersedia dan masih bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

6 Gejala Lupus yang Kerap Dialami oleh Para Wanita



Penderita lupus sebagian besar didominasi oleh para wanita. Wanita lebih cenderung mengidap lupus dibandingkan pria, karena hormon estrogen pada wanita merupakan salah satu hal faktor yang meningkatkan risiko terjangkit lupus. Semakin tinggi kadar estrogen dalam tubuh, maka semakin tinggi risiko menderita lupus. Pada wanita sendiri, gejala lupus berikut ini sering kali dialami.
1.   Rasa Nyeri dan Sakit pada Persendian
Para penderita lupus kerap kali merasakan nyeri dan sakit di persendian mereka, khususnya di saat pagi hari. Nyeri sendi ini umumnya dirasakan di bagian pergelangan tangan, buku jari, serta jari. Tak jarang, nyeri dan sakit pada persendian ini juga diikuti oleh munculnya pembengkakan di area sendi tersebut. Gejalanya satu ini hampir sama dengan gejala penyakit artritis reumatoid.
2.   Ruam Kemerahan di Bagian Wajah
Ruam kemerahan yang dipicu oleh penyakit lupus, berbeda dengan ruam kemerahan yang biasa muncul. Ruam kemerahan yang disebabkan oleh lupus berbentuk seperti sayap kupu-kupu, sehingga disebut dengan butterfly-shaped rash. Khusus untuk ruam kemerahan dengan bentuk ini, akan terlihat di bagian wajah, yaitu kedua belah pipi.
3.   Sesak Napas Disertai dengan Nyeri di Dada
Salah satu organ penting tubuh yang dirusak oleh penyakit lupus adalah paru-paru. Akibatnya, penderita lupus berisiko mengalami sesak napas, serta terkadang disertai dengan rasa nyeri di bagian dada. Kondisi ini terjadi karena penyakit lupus menyerang sekat pada paru-paru, sehingga cairan di dalamnya meluber dan memenuhi semua bagian pada paru-paru.
4.   Urine yang Berwarna Gelap
Urine yang berwarna gelap merupakan salah satu gejala lupus yang menandakan bahwa penyakit tersebut telah menyebabkan kerusakan pada ginjal. Peradangan pada ginjal akibat lupus, membuatnya tak bisa berfungsi dengan baik dalam menyaring cairan dalam tubuh. Akibatnya, urine yang seharusnya berwarna bening hingga kekuningan, malah berubah menjadi kehitaman.
5.   Anemia
Penyakit lupus bisa menyebabkan penderitanya mengalami anemia atau kekurangan darah. Terdapat banyak elemen darah, yang bisa terkena efek buruk dari penyakit lupus yang diderita. Anda pun juga harus tahu bahwa lupus berefek buruk pada sistem kekebalan tubuh, yang dibangun oleh sel-sel darah. Antibodi bisa menyerang sel darah, menyebabkan jumlahnya berkurang.
6.   Kelelahan
Bagi Anda yang super sibuk, kelelahan tentu saja menjadi hal yang wajar. Apalagi jika waktu istirahat Anda hampir tak ada, karena sibuk dengan pekerjaan. Namun, jika sekiranya kelelahan itu muncul bersamaan dengan gejala lupus yang telah dipaparkan sebelumnya, Anda patut merasa waspada. Segera temui dokter untuk mengetahui kondisi tubuh Anda sebenarnya.
Itulah tadi 6 gejala lupus yang terutama sekali kerap dialami oleh para wanita. Dikarenakan risiko wanita terpapar lupus lebih tinggi dibandingkan pria, para wanita tentu saja harus lebih aware akan gejala penyakit ini. Jangan abaikan begitu saja gejala ringan yang muncul, karena bisa jadi saat itu sistem kekebalan tubuh telah menyebabkan peradangan di organ tubuh.