Penyakit Microdontia dan Cara Mengatasinya

Posted by KarimGanas on Januari 09, 2020 in ,

Sumber : hellosehat.com            
                                               
Tubuh manusia sangat rentan dengan penyakit. Dimulai dari penyakit dalam hingga luar. Semua bagian tubuh mempunyai resiko yang sama terkena penyakit salah satunya mulut. Di dalam mulut ada nama bagian tubuh yang bernama gigi. Gigi sangat berperan penting dalam proses memasukkan makanan ke dalam tubuh. Tanpa adanya gigi manusia akan kesulitan memakan makanan yang sifatnya keras. Sama seperti organ tubuh lainnya gigi juga rentan terhadap penyakit apalagi sangat sering digunakan. Salah satu penyakit yang muncul pada gigi yaitu microdontia. apa itu microdontia? apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Akan dijelaskan lebih lanjut.
Di lansir dari laman halosehat.com microdontia merupakan jenis penyakit gigi yang mana keadaan gigi tumbuh dnegan ukuran lebih kecil dari ukuran dengan ukuran rongga mulut normal. Microdontia sering menyerang orang dengan penyakit kretinisme.
Microdontia disebabkan oleh dua faktor yaitu internal dan eksternal seperti :

  1. Autoimun
Penyakit diabetes melitus, radang usus, rematik, lupus dan penyakit autoimun lainnya dapat menyebabkan gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan gigi.

  1. Faktor genetik
Apabila ada riwayat dalam keluarga yang menderita penyakit ini kemungkinan besar memliki peluang akan terjadi juga pada keturunannya.

  1. Kemoterapi
Efek samping kemoterapi yaitu merusak pertumbuhan gigi pada pasien yang masih dalam tahap pertumbuhan. Gelombang elektromagnetik dan radiasi sangat bahaya untuk gigi yang masih dalam tahap pertumbuhan.

  1. Kelainan gigi sulung
Kelainan gigi sulung disebabkan oleh penyakit mulut yang telah diderita dalam waktu yang sangat lama contohnya seperti peradangan pada gusi, plak atau karang gigi, gangguang pada rongga mulut yang menyebabkan hilangnya kemampuan jaringan dalam mengolah benih agar gigi sulung dapat tumbuh dengan ukuran normal.

  1. Anemia fanconi
Merupakan sebuah penyakit kelainan darah yang mana kromosom mudah pecah dan merusak sumsum tulang belakang dan mengubah sel-sel baik menjadi tidak baik serta beresiko menjadi kanker. Salah satu yang akibatnya pada tubuh yaitu merusak gigi penderita penyait anemia fanconi.

  1. Infeksi
Keadaan mulut yang luka diakibatkan oleh makanan, gesekan benda pembersih mulut seperti sikat gigi,tusuk gigi, peralatan pembedahan akan menyebakan peradangan, gangguan pada perkembangan bakal benih yang akan tumbuh menjadi gigi.

  1. Gangguan kehamilan
Microdontia juga dapat muncul jika terjadi gangguan pada tahap kehamilan yaitu tahap bud. Kondisi embrio yang baru berumur delapan minggu dengan kondisi tubuh ibu mengalami obstruksi lamina dentalis yang pada akhirnya menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan gigi pada bayi setelah dilahirkan.

  1. Kurang kalsium dan vitamin D
Kalsium dan vitamin D mempunyai peran besar dalam pembentukan gigi anak. Apabila tidak cukup asupan kedua zat ini akan menyebabkan gigi sulung terserang penyakit mircodontia.
Dari penyebab mircodontia yang telah disebutkan lalu bagaimana cara mengatasi mircrodontia tersebut? Menurut hello.com ada berberapa cara yang dapat dilakukan yaitu :

1.      Pasang gigi kawat
Kawat gigi berguna untuk merapikan gigi kamu yang berantakan. Kawat gigi akan menggeser letak gigi yang awalnya berantakan menjadi lebih rapi. Ini akan memberikan ruang untuk gigi kamu yang kecil agar dapat tumbuh normal.
2.      Cabut gigi
Pencabutan gigi dimaksudkan untuk mengganti ukuran gigi yang kecil dengan ukuran normal.
3.      Membentuk ulang gigi
Gigi kamu yang berukuran lebih besar akan dikikis dan diperhalus untuk menyamai ukuran gigi yang kecil. Ini berlaku apabila hampir keseluruhan gigi berukuran kecil dan hanya beberapa yang berukuran besar.
4.      Menambah asupan kalsium dan vitamin D
Selain prosedur dari luar dibutuhkan asupan dari dalam untuk mengatasi microdontis. Kalsium dan vitamin D akan membentuk gigi menjadi ukuran normal dan membuat gigi lebih sehat serta kuat.